Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Hanya Soppeng, Istana Kalelawar Juga Ada di Sidrap

Goa Batu Parinding memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi dan kedalaman 30 meter.

Penulis: St. Fathin Hamidah | Editor: Mahyuddin
Tak Hanya Soppeng, Istana Kalelawar Juga Ada di Sidrap - goa-sidrap_20160917_215436.jpg
fathin/tribunsidrap.com
Goa Batu Parinding di pinggir Desa Barukku, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulsel.
Tak Hanya Soppeng, Istana Kalelawar Juga Ada di Sidrap - goa-sidrap_20160917_215530.jpg
fathin/tribunsidrap.com
Goa Batu Parinding di pinggir Desa Barukku, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Kabupaten Sidrap juga memiliki istana kalelawar yang tak kalah dengan yang dimiliki Kabupaten Soppeng.

Goa Batu Parinding di pinggir Desa Barukku, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Ribuan kalilawar hinggap di langit-langit goa.

Goa terebut terletak sekitar 40 kilometer dari Kota Pangkajene atau sekitar 227 kilometer dari Makassar.

Goa Batu Parinding memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi dan kedalaman 30 meter.

Salah satu warga setempat Ucok mengatakan, terdapat batu yang berbentuk kelamin laki laki dan perempuan di mulut goa tersebut.

"Di sini ada batu yang berbentuk kelamin," ujar Ucok kepada TribunSidrap.com sambil menunjuk batu yang berada di langit goa.

Goa Parinding masih jarang diketahui sehingga pengunjung masih kurang.

"Masih kurang yang datang ke sini, karna mungkin belum terkenal, "ujarnya.

Staf Dispora yang menangani cagar budaya Sidrap Bahtiar mengatakan, terdapat berbagai macam keindahan alam di dalam goa.

Selain istana kalilawar, ada juga sungai dan air terjun di dalam goa.

“Goa ini ditemukan seorang petani yang berasal dari Kabupaten Barru yang bernama La Goncing sekitar tahun 80-an,” jelas Bahtiar.

La Goncing sering resah karena sering kehilangan anak ayamnya.

Dia pun terus mencari hingga mengetahui pemakan ayamnya tersebut seekor kucing.

La Goncing sering gagal mengkap kucing itu.

Setiap kali kucing melarikan diri, kucing tersebut menghilang di semak semak,

La Goncing dengan rasa penasaran membersihkan semak semak tersebut dengan badiknya dan mendapatkan goa batu yang berumur ratusan tahun, yang ditempati kucing tersebut.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved