PNUP Kerjasama dengan Singapore Polytechnic, Jalankan Learning Express
Pengabdian masyarakat tersebut melibatkan 49 mahasiswa dan 8 dosen pembimbing serta masyarakat lokal yang telah terpilih melalui riset.
Penulis: Hasrul | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Singapore Polytechnic (SP) merealisasikan kolaborasi kerja sama dalam bentuk program Learning Express (LeX).
Selama dua pekan (4–17/9/2016) kedua institusi pendidikan tinggi berbasis vokasi tersebut melaksanakan pengabdian masyarakat di kampus PNUP dan Desa Puca Kabupaten Maros.
Pengabdian masyarakat tersebut melibatkan 49 mahasiswa dan 8 dosen pembimbing serta masyarakat lokal yang telah terpilih melalui riset.
Pada pelaksanaannya, mahasiswa PNUP bersama mahasiswa SP melaksanakan suatu kegiatan yang berdasarkan community issues yang sedang berkembang di masyarakat.
Sebelum turun ke daerah yang dipilih para mahasiswa tersebut melakukan survei ke lokasi yang telah ditentukan untuk mengetahui isu yang berkembang.
Sebelum mengunjungi Desa Puca, para peserta program LeX terlebih dahulu melakukan kegiatan Review Design Thinking yang meliputi lima tahapan materi yaitu Sense dan Sensibility, Empathy, Ideation, Prototyping, dan Gallery Walk.
Rangkaian kegiatan tersebut penting karena setiap tahapan akan menjadi bekal peserta saat berada di lokasi dimana mereka harus hidup berbaur dengan masyarakat lokal Desa Puca.
Di Desa Puca, 49 mahasiswa yang terdiri atas 25 mahasiswa PNUP dan 24 mahasiswa SP melaksanakan tahap Sense dan Sensibility dengan tinggal dan menginap dibeberapa rumah penduduk selama beberapa hari.
Kelompok mahasiswa tersebut terbagi dalam tiga kelompok yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing yaitu kelompok proyek air, proyek jahe, dan proyek bonggol pisang.
Para peserta program LeX bersosialisasi langsung dengan petani dan penduduk Desa Puca dengan cara bertemu dan melakukan wawancara terkait dengan proyek yang mereka kerjakan.
Selama di lapangan mahasiswa mencari tahu kendala apa saja yang ditemui terkait proyek yang sedang dijalankan untuk mencari tahu solusi yang dibuatkan melalui tahapan Ideation dan Prototyping berdasarkan proyek masing-masing.
Setelah menuntaskan tahapan Ideation dan Prototyping, para peserta program LeX mempresentasikan hasilnya sebagai bentuk solusi kepada penduduk Desa Puca.
Semua tahapan yang dilalui dan dikerjakan dibuatkan dokumentasi guna ditampilkan pada tahap Gallery Walk di kampus PNUP. Pada tahap ini dipamerkan semua hasil kegiatan mereka selama di kampus PNUP dan di Desa Puca.