Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengakuan Anak Mario Teguh

Dokumen Ditunjukkannya Palsu? Begini Jawaban Ario Kiswinar Teguh

Sejumlah netizen, termasuk Mario Teguh, menyangsikan keaslian bukti dokumen yang dimiliki Ario Kiswinar Teguh

Editor: Edi Sumardi
DOK PRIBADI
Ario Kiswinar Teguh 

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Sejumlah netizen, termasuk Mario Teguh, menyangsikan keaslian bukti dokumen yang dimiliki Ario Kiswinar Teguh selaku pihak yang mengaku anak kandung Mario Teguh. Ario menjawab tuduhan itu.

"Kalau saya tidak bisa bilang bagaimana caranya untuk membuktikannya. Tapi, apapun yang sifatnya dokumen dan dikeluarkan oleh instansi atau lembaga negara, pasti ada catatannya mulai nomornya, tanggalnya," kata Ario.

Ario pun mempersilakan pihak terkait atau pun Mario Teguhsendiri untuk mengecek keaslian dan keabsahan dokumen-dokumen tersebut.

Dokumen itu di antaranya akta kelahiran, akta nikah Mario Teguh-Aryani Soenarto dan Kartu Keluarga.

"Silakan aja dicari pembandingnya kalau memang ini dianggap palsu. Yah kalau saya bilang ini asli. Saya nggak berani bilang ini palsu karena ini dokumen negara," katanya.

"Di akta kelahiran ada nomor serinya, silakan dicek sendiri untuk kalian yang berhubungan dengan itu. Silakan cek nomor serinya, pemohonnya di akta siapa, pembuat akta siapa, di situ tertera," lanjut Ario seraya menunjukkan dokumen-dokumennya.

Ia menceritakan, dokumen-dokumen tersebut berasal dari ibundanya yang telah tersimpan sejak lama.

"Mungkin ada ahli soal hukum atau ahli apapun, silakan cek dokumen ini, buktikan apakah palsu atau tidak," tandasnya.

Dalam dokumen akta kelahiran tertera Ario Kiswinar Teguh lahir di Jakarta pada 29 April 1986, dari pasangan Sis Maryono Teguh (nama asli Mario Teguh) dan Aryani Soenarto.

Mario Teguh tidak membantah namanya tercantum di akta kelahiran Ario Kiswinar itu.

Namun, akta itu tidak bisa dijadikan acuan jika Ario Kiswinar adalah darah dagingnya mengingat ibundanya pernah mengatakan Kiswinar adalah darah daging pria lain, yakni Mr X. Dan nama Mr X itu menjadi penggalan dari nama Ario Kiswinar Teguh.

"Kamu sebutkan nama Mr X yang jadi bahan pertengkaran saya dan ibumu. Katakan bahwa kamu bukan anak saya," kata Mario dengan suara meninggi.

Bahkan, Mario Teguh menantang Ario Kiswinar untuk dilakukan tes DNA untuk membuktikan dia sebagai anak kandungnya.

"Kalau kamu mau uang dan kamu yakni anakku, kamu datanglah dengan kertas (akta kelahiran, akta nikah, KK) itu, dan bilang 'Bapak, aku anakmu. Kalau dulu mama nolak tes DNA, sekarang aku mau tes DNAs," tantang Mario.

Sementara, untuk menjawab pertanyaan Ario dan publik, Mario Teguh pun muncul untuk memberikan klarifikasinya melalui televisi.

Tampil di program Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, 9 September 2016, Mario mengklarifikasi kabar bahwa dirinya menelantarkan dan tidak mengakui Ario sebagai anak kandung.

Setelah ditelusuri TRIBUNNEWS.com, jawaban kedua pihak tersebut sangat bertolak belakang dan saling menuding.

Berikut perbandingan sejumlah pernyataan Ario Kiswinar Teguh dan Mario Teguh yang dirangkum TRIBUNNEWS.com:

1. Mario tidak mengakui Ario anaknya

Pria berkacamata tersebut mengatakan bahwa Mario tidak mengakui dirinya sebagai anak kandungnya sendiri.

"Kelihatannya begitu," ujar Ario saat ditanya Deddy Corbuzierbahwa apakah dirinya tidak diakui anak oleh Mario Teguh.

"13 tahun lalu, dia (Mario) men-declare bahwa saya bukan anaknya," tambah Ario.

Jawaban Mario Teguh:

"Bayangkan, jika anak yang Anda sayangi mengatakan bahwa dia bukan anak Anda, tapi anak laki-laki lain. Ario, kamu sebutkan nama mister x yang jadi bahan pertengkaran saya dan ibumu, kamu katakan bahwa kamu bukan anak saya."

2. 'Nggak usah cari papa'

Ario mengatakan dalam pertemuan terakhirnya pada usia 17 tahun, Mario Teguh berkata, 'Nggak usah cari papa, nggak usah bertemu dulu.'

"Setelah pertemuan, keesokan harinya, dia (Mario) telepon dan ngomong 'Nggak usah cari papa, nggak usah ketemu dulu," ujar Ario.

Jawaban Mario Teguh:

"Tidak itu tidak benar, saya tidak pernah berkata seperti itu."

3. Ario ditelantarkan

Dalam acara Hitam Putih, Ario mengatakan dirinya tidak pernah disantuni dan cenderung ditelantarkan oleh Mario Teguh.

"Selama ini beliau (Mario) tidak menyantuni secara materi. Saya meminta peranannya sebagai ayah. Tapi, saya tidak santuni untuk kuliah," kata Ario.

Jawaban Mario Teguh:

"Ario Kiswinar tidak disantuni? Itu tidak benar. Dari (Ario) kecil, saya kirim uang, mainan, komputer besar untuk sekolah."

4. Ario tidak tahu di mana rumah Mario Teguh

Usai disuruh tidak bertemu, menurut Ario, dirinya bahkan tidak mengetahui di mana tempat tinggal orang yang diakui sebagai ayahnya itu.

"Saya pernah coba hubungi, tapi hasilnya nihil. Saya bahkan tidak tahu dimana dia tinggal," ujar Ario kepada presenter Deddy Corbuzier.

Bahkan, ketika lulus, Ario mencoba untuk mengontak Mario untuk mengundangnya datang ke pesta kelulusan.

"Entah mungkin nomornya sudah ganti atau apa?" ujar Ario.

Jawaban Mario Teguh:

"Kata-kata dia bahwa dia tak tahu alamat saya, itu nonsense (omong kosong--red). Saya 10 tahun di televisi, tiap hari diumumkan jadwal taping. Ada alamat untuk kontak. Dan keluarga saya di Surabaya sering datang ke apartemen kami. Tidak ada alasan untuk tidak tahu alamat saya."

5. Bukti-bukti digelontorkan Ario

Ketika diwawancarai oleh Hitam Putih, Ario membawa serangkaian bukti-bukti yang menunjukkan bahwa dirinya adalah anak Mario.

Bukti-bukti tersebut di antaranya kartu keluarga, akte kelahiran, buku nikah hingga foto-foto masa kecil Ario dan Mario.

Jawaban Mario Teguh:

"Ario, kalau kamu yakin kamu anakku, kamu datang bawa bukti surat-surat itu dan bilang 'papa aku anakmu'."

6. Isu orang ke-3, penyebab perceraian Mario Teguh

Ario menyebutkan bahwa penyebab perceraian Mario Teguh dan ibunda Ario, Aryani Soenarto, adalah orang ke-3 alias selingkuh.

"Ada orang ke-3, iya itu aja. Pasti ada yang bilang gue cari sensasi, saya bahkan tidak peduli. Tapi yang benar, harus disampaikan," ujar Ario saat ditanya oleh Deddy.

Jawaban Mario Teguh:

"Saya bercerai tahun 92, menikah 95. Mana selingkuh. Dua tahun sudah. Dan mantan mantan istri sudah menikah dua kali setelah cerai dengan saya."

Dari rangkuman tersebut, banyak pernyataan yang bertolak belakangan, kini tinggal publik yang bertanya-tanya: siapa yang benar? siapa yang salah?(*)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved