Elma Theana Jelaskan soal Perempuan Cantik yang Mengaku Diperkosa Gatot Brajamusti

Elma mengaku menyesal pernah mengenal dan menimba ilmu di padepokan milik Gatot Brajamusti.

KOMPAS.COM/ANDI MUTTYA KETENG
Elma Theana usai menjadi bintang tamu di program bincang-bincang di studio Trans TV, Jakara Selatan, Senin (5/9/2016). 

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Artis peran Elma Theana tidak menyangka ada perempuan yang mengaku sebagai korban pemerkosaan dan persetubuhan yang diduga dilakukan Gatot Brajamusti.

Awalnya Elma berpikir bahwa kasus narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal adalah kasus terakhir yang menjerat mantan guru spiritualnya itu.

"Saya pikir itu yang terakhir. Tapi tiba-tiba ada kasus laporan ini, saya shock, saya kaget, tapi saya enggak bisa apa-apa," kata Elma saat dijumpai di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono di Polda Metro Jaya menyatakan bahwa ada seorang perempuan yang melapor atas tuduhan pemerkosaan yang dilakukan Gatot.

Ketika itu, perempuan berinisial C (26) mengalami pemerkosaan ketika berusia 16 tahun dan menjadi murid Gatot di padepokannya.

Elma mengaku hanya bisa berdoa agar kasus tersebut cepat selesai dan tidak ada korban lain lagi.

"Saya hanya bisa berdoa saja, semoga ini cepat selesai," ucapnya.

Lepas dari jeratan Gatot

Lima tahun sudah artis peran Elma Theana lepas dan keluar dari padepokan Gatot Brajamusti.

Elma keluar dari padepokan begitu saja tanpa ada rencana. Ia ditolong oleh seseorang yang tidak sengaja ditemuinya dan membebaskannya dari doktrin tersebut.

"Kenapa saya dibilang hipnosis? Karena saya sembuhnya memang saya yakin banget kalau saya enggak ketemu orang itu, saya enggak sembuh. Saya mungkin masih ada di sana kalau saya tidak ditemukan sama dia," kata Elma sambil merahasiakan identitas orang dimaksud.

Elma menilai orang yang ditemuinya tersebut merupakan malaikat penolong. Orang itulah yang akhirnya menyembuhkannya dengan terapi pengobatan secara agama.

Proses penyembuhan dari pengaruh gaib sang guru spiritual pun tak perlu lama. Hanya dalam hitungan hari.

"Itu mungkin sudah jalan Tuhan, enggak disengaja tiba-tiba ketemu. Proses penyembuhannya cepat, dua atau tiga hari sembuh. Setelah sembuh, saya lihat rumah saya kayak kangen yah, jadi kayak sempet seperti itu setelah sembuh," ucapnya.

Elma mengaku menyesal pernah mengenal dan menimba ilmu di padepokan milik Gatot Brajamusti.

"Saya menyesal. Kalau ditanya bertaubat? Ya, saya bertaubat," kata Elma saat dijumpai di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).

Elma menceritakan pengalamannya ketika dia menimba ilmu di padepokan milik Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) tersebut beberapa tahun lalu.

Berdasar pengalamannya, Elma semula merasa yakin dengan ajaran Gatot yang saat itu menjadi guru spiritualnya. Namun, ada suatu sebab yang akhirnya membuat Elma menjadi kurang yakin.

Kata dia, ada perkataan dan tindakan Gatot yang tak sesuai ketika memberikan nasihat.

"Tadi ngomong gini, kok jadi gitu ya. Ada lah pokoknya, tapi kami enggak bisa ngapa-ngapain," kata Elma.

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved