Temu Alumni Nasional Unhas

Rivai Ras Usulkan Unhas Buka Kajian Kemaritiman

Tudang Sipulung tersebut dihadiri kurang lebih 100 alumni Unhas yang membahas tiga topik utama yang merupakan isu nasional

Rivai Ras Usulkan Unhas Buka Kajian Kemaritiman
HASRUL
Focus Group Discussion/Tudang Sipulung menjadi agenda pertama Temu Alumni Nasional (TAN) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Gedung Ipteks Unhas Kampus Tamalanrea, Jumat (9/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Focus Group Discussion/Tudang Sipulung menjadi agenda pertama Temu Alumni Nasional (TAN) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Gedung Ipteks Unhas Kampus Tamalanrea, Jumat (9/9/2016).

Tudang Sipulung tersebut dihadiri kurang lebih 100 alumni Unhas yang membahas tiga topik utama yang merupakan isu nasional, yaitu maritim, energi dan pangan.

Dr Ir Abdul Rivai Ras MM MS MSi yang dipercaya menyanpaikan gagasannya tentang maritin memaparkan makalah dengan topik Politik Maritim Indonesia, Membangun Reformasi dan Kemitraan Tata Kelola Maritim Nasional.

Rivai mengatakan bahwa isu maritin sangat penting untuk dibahas karena masuk dalam isu internasional seperti batas negara, pencurian ikan hingga perputaran roda ekonomi.

"Kita tahu bahwa negara-negara besar diluar sana karena mereka menguasai sektor maritin yang artinya menguasai perdagangan," kata Rivai.

"Kita negara kepulaun namun kita tidak bisa memanfaatkan sektor maritin," lanjutnya.

Rivai juga memuji Unhas sebagai satu-satunya Universitas dengan visi kemaritiman, namun sayangnya tidak ada pusat kajian maritin di Unhas.

Rivai pun berharap dengan status PTN BH, Unhas bisa memikirkan untuk mendirikan pusat kajian kemaritiman diluar dari Fakultas Perikanan dan Kelautan.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved