ACC Setuju Tono Divonis Mati

vonis hukuman mati yang diberikan PN Parepare adalah suatu keputusan setimpal dengan perbuatan pelaku

ACC Setuju Tono Divonis Mati
HANDOVER
Warga Desa Lainungan, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidrap, Hartono alias Tono (25) divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Parepare karena menjadi dalang kepemilikan narkotika jenis sabu 10 kilogram. Dua orang terdakwa lainnya, Yunus (40) dan Makmur (27) divonis hukuman seumur hidup. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aktivis Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi setuju atas pengambilan keputusan yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) kota Parepare atas vonis mati terdakwa Hartono alias Tono.

Direktur ACC Sulawesi Abdul Muthalib mengatakan, vonis hukuman mati yang diberikan PN Parepare adalah suatu keputusan setimpal dengan perbuatan pelaku sebagai pemilik sabu 10 Kg.

"Sangat setuju hukumanya sudah setara dengan perbuatanya, tentunya perbuatan pidananya terbukti sehingha hakim memvonos demikian," kata Muthalib kepada tribun-timur.com, Jumat (9/9/2016).

Hartono alias Tono (25), pemuda asal Desa Bojoe, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidrap, divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Parepare, Kamis (8/9/2016) kemarin.

Menurut Muthalib, mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar itu, kasus narkoba sama halnya dengan kasus korupsi yang masuk dalam Ekstra Ordinary Crime.

Lanjutnya, hukuman tersebut sudah tepat karena mengedarkan narkoba 10 kg bisa hancurkan atau membunuh secara perlahan ribuan orang.

Selain itu, pria yang akrab disapa Talib menilai, putusan PN Parepare tentu akan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat internasional.

"Ini sudah pasti menjadi dampak baik kepada dunia internasional bahwa hakim di indonesia juga benar-benar tegas terhadap kejahatan," jelas Talib.

Tono diketahui adalah dalang dari penyelundupan sabu seberat 10 Kg melalui Pelabuhan Ajatappareng, Parepare, pada 5 Februari 2016 lalu.

Tono juga adalah orang ke lima yang divonis mati pengadilan di Sulsel dalam satu tahun terakhir, empat di antaranya kasus narkoba.(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved