Sidang Penembakan Tentara di Polman

POM TNI Kawal Sidang Penembakan Tentara di Pengadilan Makassar

Terdakwa didakwa telah melakukan dugaan pembunuhan terhadap Prada Yuliadi di Polman Sulawesi Barat

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Sidang kasus dugaan penembakan yang menewaskan Prada Yuliadi anggota Kompi senapan B Yonif 721/ Kodim 1401 Majene, dengan terdakwa Briptu Caswan Abdullah dijaga ketat Polisi Militer Kodam (Pomdam) VII Wirabuana, dan Provos Polrestabes Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Sidang kasus dugaan penembakan yang menewaskan Prada Yuliadi anggota Kompi senapan B Yonif 721/ Kodim 1401 Majene, dengan terdakwa Briptu Caswan Abdullah dijaga ketat Polisi Militer Kodam (Pomdam) VII Wirabuana, dan Provos Polrestabes Makassar.

Pantauan Tribun, Rabu (07/09/2016) di Pengadilan Negeri Makassar sejumlah personil POM TNI dan Provos berjaga di ruang persidangan, maupun dipintu masuk ruang sidang.

Dalam persidangan kali ini setidaknya belasan anggota TNI lengkap dengan seragam dinasnya hadir menyaksikan proses persidangan kasus yang menewaskan Prada Yuliadi.

Mereka nampak terlihat berada ruang pengunjung pengadilan Negeri Makassar, bahkan diluar persidangan. Tidak hanya berpakaian seragam, beberapa personil TNI berpakaian biasa turut hadir menyaksikan langsung proses persidangan.

Sementara itu, di pihak Kepolisianpun juga turut hadir. Ada yang berpakaian dinas serta berpakaian baju biasa untuk mengawal dan menyaksikan jalanya proses persidangan.

Dalam perkara ini terdakwa disangkakan telah melanggar Pasal 338 dan 351 ayat(3) KUHP Pidana, tentang pembunuhan.

Terdakwa didakwa telah melakukan dugaan pembunuhan terhadap Prada Yuliadi di Polman Sulawesi Barat (Sulbar) beberapa waktu lalu. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved