Baterainya Meledak, Samsung Tarik 2,5 Juta Galaxy Note 7 dari Pasaran
Hingga saat ini, perusahaan asal Korea tersebut mencatat sudah ada 35 kasus yang dilaporkan secara global.
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Samsung mengkonfirmasikan akan menarik 2,5 juta produk barunya, Galaxy Note 7, setelah beberapa laporan mengenai adanya produk tersebut yang meledak.
Produk ini diluncurkan sebulan lalu. Namun, adanya laporan mengenai bateri ponsel cerdas tersebut yang meledak, memaksa perusahaan ini menarik jutaan produknya di pasaran.
"Kami mengakui ketidaknyamanan ini di pasar. Tetapi ini adalah untuk memastikan bahwa Samsung terus memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan kami. Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk memastikan mengganti semua produk demi kenyamanan pelanggan,” kata perusahaan itu seperti dikutip dari techcrunch.com.
Hingga saat ini, perusahaan asal Korea tersebut mencatat sudah ada 35 kasus yang dilaporkan secara global. Sumber Samsung menyebutkan, mereka akan memeriksa secara keseluruhan hasil laporan tersebut dan memastikan tidak ada pengaruh luar yang menyebabkan terjadinya ledakan baterai ponsel itu.
Bagi pelanggan yang terlanjur membeli Galaxy Note7, Samsung berjanji akan menggantinya secara gratis dengan yang baru. Proses pergantian akan dilakukan dalam waktu dekat. (*/tribun-timur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/galaxy-note-7_20160902_225347.jpg)