Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa UIN Alauddin Memaksa Masuk Rektorat, Bentrokanpun Pecah

Adu mulut pun terjadi antara mahasiswa dan satpam yang kemudian berujung bentrok dan pemukuluan

Penulis: Hasrul | Editor: Suryana Anas
Mahasiswa UIN Alauddin Memaksa Masuk Rektorat, Bentrokanpun Pecah - ad1_20160901_140220.jpg
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Demo mahasiswa UIN Alauddin Makassar Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar Kampus II, Samata Gowa, Kamis (1/8/2016).
Mahasiswa UIN Alauddin Memaksa Masuk Rektorat, Bentrokanpun Pecah - ad2t_20160901_140325.jpg
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Demo mahasiswa UIN Alauddin Makassar Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar Kampus II, Samata Gowa, Kamis (1/8/2016).

Laporah Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memanggil perwakilan mahasiswa untuk berdialog di Ruang Rapat Senat Universitas Lt I Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar Kampus II, Samata Gowa, Kamis (1/8/2016).

Mahasiswa yang dipanggil untuk berdialog adalah mereka yang mengalami masalah saat melakukan pembayaran SPP didampingi beberapa mahasiswa yang turut dalam aksi demonstrasi.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Dr Musafir Pababari MA bersama para wakil rektor menerima para mahasiswa tersebut berdialog setelah makan siang bersama Presiden of Hiroshima University Jepang.

Meski beberapa perwakilan mahasiswa telah diterima untuk berdialog, sebagian lainya memaksa untuk masuk dan dihalang-halangi oleh Satuan Keamanan (Satpam) Kampus.

Adu mulut pun terjadi antara mahasiswa dan satpam yang kemudian berujung bentrok dan pemukuluan yang dilakukan Satpam Kampus kepasa mahasiswa.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved