Kualitas Pelabuhan Makassar Dinilai Buruk

Salah satu indikasi yakni spesifikasi pelabuhan berdasarkan layanan dan jenis pengiriman barang yang tidak fokus.

Kualitas Pelabuhan Makassar Dinilai Buruk
TRIBUN TIMUR/RASNI
konsultan pelabuhan, Roland Berger. Pers Confrence di Hotel Aryaduta, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rasni Gani

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelabuhan Makassar masuk dalam kualitas buruk. Hal ini berdasarkan syarat dan ketentuan pelabuhan ideal oleh perusahaan konsultan pelabuhan, Roland Berger.

Salah satu indikasi yakni spesifikasi pelabuhan berdasarkan layanan dan jenis pengiriman barang yang tidak fokus.

Harusnya pelabuhan masing masing membedakan antara pengiriman barang peti kemas, barang non peti kemas, pengiriman logistik, dan penumpang.

Head of Ports Practice Roland Berger, Anthonie Versluis, Selasa (23/8) mengatakan kebanyakan pelabuhan di Indonesia dicampur aduk dan menjadi berantakan fungsinya.

"Kalau satu pelabuhan tidak fokus, sudah pasti sulit berkembang karena administrasi maupun operasional akan saling bertabrakan," katanya saat ditemui pada Pers Confrence di Hotel Aryaduta, Makassar.

Alhasil, satu pelabuhan ada banyak fungsi, maka fasilitas penunjang berkumpul di satu titik. Misal ada dalam satu area sudah ada penumpang, bergabung dengan alat berat pengangkut peti kemas, dan ada juga truk pengangkut barang logistik. Suatu saat akan ada fungsi yang saling terganggu.

Penulis: Rasni
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved