Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BCA Makassar Tingkatkan Dana Murah

Tumbuh menjadi 80 persen dari sebelumnya 70 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Penulis: Rasni | Editor: Ina Maharani
BCA Makassar Tingkatkan Dana Murah - teknis-kegiatan-bca-bizz-expo-2016_20160822_234204.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar, Widy Tarmizi menjelaskan teknis kegiatan BCA Bizz Expo 2016 dalam jumpa pers di BCC Pattimura Makassar, Senin (22/8).
BCA Makassar Tingkatkan Dana Murah - kegiatan-bca-bizz-expo-2016-d_20160822_234215.jpg
TRIBUN TIMUR/RASNI
Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar, Widy Tarmizi menjelaskan teknis kegiatan BCA Bizz Expo 2016 dalam jumpa pers di BCC Pattimura Makassar, Senin (22/8/2016).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rasni Gani

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komposisi Current Account Saving Account (CASA) atau dana murah PT Bank Central Asia (BCA) Makassar meliputi BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar dan BCA KCU Panakkukang meningkat.

Tumbuh menjadi 80 persen dari sebelumnya 70 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

CASA sekitar Rp 3,2 triliun dari total DPK saat ini Rp 4 triliun. Sisanya sekitar Rp 800 miliar disumbang dana mahal seperti Deposito.

Kepala BCA KCU Makassar, Widi Tarmizi, Senin (22/8), mengatakan sesuai target, perusahaan fokus meningkatkan nilai dana murah sebagai syarat sehat likuiditas sebuah bank.

“Komposisi dana murah lebih besar pertanda bank sehat. Banyak jumlah nasabahnya meski nilai tabungannya kecil tapi solid. Sebaliknya, kalau lebih banyak nasabah dana mahal akan beresiko menurunkan nilai DPK saat ada yang mencabut dana yang jumlahnya besar,” kata Widy saat ditemui di Pers Confrence di Black Canyon, Jl Pattimura, Makassar.

Peningkatan CASA di atas didorong sejumlah program berhadiah salah satunya Buka Rekening Bertaburan Hadiah digelar khusus di Makassar pada April-Juli 2016 lalu.

Masyarakat tertarik untuk menabung dan bersedia dikelola dananya dengan benefit hadiah undian.

Program ini menyumbang sedikitnya 15 ribu pembukaan rekening baru dan keseluruhan dana murah meliputi tabungan reguler dan tabungan Tahapan Berjangka (Taka).

Meningkatkan DPK sekitar 15 persen dari posisi awal tahun sekitar Rp 3,6 triliun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved