Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wakil Kemenlu Temui Taufan Pawe Terkait Warga Parepare yang Disandera

Kedatangan Krishna Djelani ini diterima langsung Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di rumah jabatannya, Jl Lasiming, Kota Parepare.

Tayang:
Penulis: Mulyadi | Editor: Anita Kusuma Wardana

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE-Langkah Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melayangkan surat permohonaan bantuan kepada Kementerian Luar Negeri terkait dua warganya yang menjadi korban penyanderaan Abu Sayaf mendapat respon Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),

Respon dari Kemenlu ini pun dengan berkunjungannya langsung Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia dengan mengirim Kepala Subdirektorat Pengawasan Kekonsuleran, Krishna Djelani ke Parepare, Senin malam.

Kedatangan Krishna Djelani ini diterima langsung Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di rumah jabatannya, Jl Lasiming, Kota Parepare.

Krishna Djelani mengungkapkan, kedatangannya di Kota Parepare sebagai wujud kepedulian negara untuk melakukan kunjungan silaturahmi kepada keluarga korban penyanderaan.

“Tujuan kami datang adalah sebagai perwakilan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk bersilaturrahmi kepada keluarga korban, setelah pihak keluarga korban tidak datang saat diundang ke Kementerian Luar Negeri untuk dipertemukan juga dengan pihak perusahaan”, ungkapnya.

Krishna Djelani menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Luar Negeri sedang melakukan upaya pembebasan terhadap sandera.

“Pemerintah tentunya tidak tinggal diam menghadapi situasi seperti ini, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah untuk segera membebaskan sandera ini. Hanya saja memang butuh proses karena ada teknik-teknik pembebasan yang tidak boleh dipublikasikan terlebih dahulu untuk kepentingan keamanan korban,"jelasnya.

Untuk itu, pihak dari Kementerian Luar Negeri mengharapkan agar musibah yang menimpa keluarga korban tidak dimanfaatkan oleh oknum – oknum tertentu sebagai alat untuk mencitrakan diri.

“Negara ada sistem dalam upaya membebaskan sandera, dan Pemerintah sedang menyiapkan cara untuk membebaskan sandera melalui kerja-kerja intelegennya. Kami mengharapkan agar pihak keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kepada negara, jangan mudah mempercayai pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan kondisi ini, karena justru akan memperkeruh situasi,"jelasnya.

Ditambahkan Krishna Djelani, kedepan pihak Kementerian Luar Negeri telah memprogramkan suatu kegiatan untuk melakukan sosialisasi kepada daerah yang warganya banyak berada diperantauan tentang tips dan trik agar aman bekerja diluar negeri.

Sementara itu, Taufan menyampaikan apresiasinya kepada pihak Kementerian Luar Negeri atas kedatangannya untuk mengunjungi keluarga korban.

“Ini merupakan upaya dan political will dari Pemerintah Pusat bahwa negara tidak tinggal diam, dan Pemerintah Kota sangat mendukung hal ini. Karena dalam hal pembebasan sandera tentu negara sudah berpengalaman,"ujar Taufan, Selasa (9/8/2016).

Taufan menambahkan, Pemkot Parepare telah memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga korban.

Selain itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik karena Pemerintah Kota adalah simbol negara di daerah, Pemerintah Kota juga telah melayangkan surat permohonan bantuan pembebasan sandera kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

“Kami sangat senang dengan kehadiran pihak Kemenlu di Kota Parepare yang telah menjawab surat kami. Pada prinsipnya kami telah memberikan pemahaman kepada keluarga korban bahwa ini sudah menjadi urusan nasional. Kita tidak punya daya dalam menghadapi masalah ini, serahkan semuanya kepada negara. Tugas kita sekarang yaitu banyak berdoa dan berserah diri untuk keselamatan korban karena hal ini sudah merupakan takdir ilahi,"jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved