VIDEO: Kadisdik Maros Keberatan dengan Full Day School
Meskipun belum ada penyampaian resmi tentang full day school ini. Ashar baru mengetahui wacana tersebut dari media.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Dinas Pendidikan (Disdik) Maros belum siap jika menteri Pendidikan dan kebudayaan menerapkan sistem full day school di daerah, Selasa (9/8/2016).
Kepala Dinas Pendidikan Maros Ashar Paduppa mengatakan, sebelum penerapan sistem tersebut diberlakukan, pemerintah perlu mengkaji ulang.
Meskipun belum ada penyampaian resmi tentang full day school ini. Ashar baru mengetahui wacana tersebut dari media.
Sebelum Menteri Pendidikan berwacana menerapkan sistem tersebut, Bupati Maros Hatta Rahman menerapkannya di SMA 1 Maros, dua tahun lalu. Namun sebagian besar orangtua siswa tidak setuju.
Hal tersebut membuat Hatta Rahman tidak melanjutkan penerapan tersebut setelah Diknas pengkajian ulang.
Hal yang perlu dikaji, diantaranya waktu luang siswa yang akan digunakan untuk mengaji dan ibadah lainnya. Jika sistem tersebut diterapkan, akan menggangu jadwal mengaji siswa.
Selain itu, sistem tersebut juga akan berdampak pada psikologi anak. Apalagi, murid dan siswa tersebut masih butuh bermain, tidur siang dan makan secukupnya.(*)