Agar Siswa Tak Jadi Kurir Narkoba, Ini Imbauan Guru MAN Jeneponto

Menurut Azis, orangtua bocah itu harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Agar Siswa Tak Jadi Kurir Narkoba, Ini Imbauan Guru MAN Jeneponto
fatin/tribunsidrap.com
Barang bukti sabu-sabu yang diamankan dari rumah Aco, tersangka bandar Narkoba di Sidrap. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Guru mata pelajaran ekonomi MAN Binamu Jeneponto, Abdul Azis, menyesalkan adanya bocah 13 tahun yang menjadi kurir narkoba di Makassar.

"Sayangnya itu kasian, kenapa itu orangtuanya tega sekali sama anaknya," ujar Abdul Azis melalui telpon ke tribunjeneponto.com, Kamis (04/08/2016).

Menurut Azis, orangtua bocah itu harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

"Polisi harusnya menitikberatkan kasus ini pada orangtuanya karena dia yang menyuruh, bukannya mendidik kasian," tambahnya.

Dia mengimbau guru rutin melakukan razia tas siswa sebagi bentuk antisipasi kasus serupa terulang.

"Kita sudah lakukan penyuluhan terhadap siswa dengan mengundang orang BNNK dan rencana kedepan kita juga bakal razia tas siswa," kata Azis.

Sebelumnya ZA, bocah 13 tahun yang baru lulus dari sekolah dasar di Makassar di tangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda SulSel, di Jl Kandea 3 lorong 2 Bunga Eja, Senin (01/08/2016).

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved