Petani Mallusetasi Barru Tolak Pembangunan Bendungan Pakka, Ini Alasannya
Mereka menolak pembangunan bendungan air yang akan menelan biaya Rp 9 miliar di Pakka.
Penulis: Ira Irmayansari | Editor: Mahyuddin
TRIBUNBARRU.COM,MALLUSETASI - Ratusan petani berunjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Senin (1/8/2016).
Mereka menolak pembangunan bendungan air yang akan menelan biaya Rp 9 miliar di Pakka.
Aksi tersebut lantaran petani khawatir bendungan itu nantinya dialirkan ke luar daerah, sehingga kebutuhan air daerah sendiri tidak mencukupi.
"Jika pembangunan ini dilanjutkan maka yang rugi adalah masyarakat setempat, tidak apa-apa nantinya air itu kita bagi sepanjang mencukupi," teriak Koordinator Pengunjuk Rasa Muh Toha dalam orasinya.
Ia meminta kepada pemerintah Kabupaten Barru menutup segala kegiatan pembangunan bendungan air yang ada di Pakka, Desa Nepo, kecamatan Mallusetasi Barru, karena dianggap tidak promasyarakat.
Demo berlangsung kurang lebih 30 menit dengan membakar ban bekas di depan kantor kecamatan yang berseberangan langsung dengan jalan poros Makassar-Parepare.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/demo-barru_20160801_185012.jpg)