Kronologi Pertemuan Koordinator Kontras dengan Freddy Budiman

Sebelum bertemu Freddy, Haris berbincang dengan Kepala Lapas Nusakambangan saat itu, Liberty Sitinjak.

Kronologi Pertemuan Koordinator Kontras dengan Freddy Budiman - freddy-budiman-2_20160730_093222.jpg
republika
Freddy Budiman
Kronologi Pertemuan Koordinator Kontras dengan Freddy Budiman - freddy-budiman_20160729_235623.jpg
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
erpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman (38) tengah difoto oleh warga saat menghadiri rilis pengungkapan kasusnya. Dia masih mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas. Rilis kasus Freddy diadakan di salah satu gudang miliknya di Mutiara Taman Palem, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015).
Kronologi Pertemuan Koordinator Kontras dengan Freddy Budiman - f-budiman_20160730_090715.jpg
tribunnews.com
Sejumlah kerabat berdoa di makam Freddi Budiman di TPU Kalianak, Surabaya, Jumat (29/7). Freddi Budiman merupakan 4 dari 14 terpidana hukuman mati yang telah di eksekusi Jumat dini hari, pelaku merupakan terpidana kasus kepemilikan 1,4 juta butir ekstasi. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

TRIBUN-TIMUR.COM- Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar mendapatkan kesaksian Freddy Budiman terkait keterlibatan oknum Badan Narkotika Nasional, Polri, dan Bea Cukai dalam peredaran narkoba.

Haris mengatakan kesaksian Freddy didapat pada masa kesibukan memberikan pendidikan HAM kepada masyarakat di masa kampanye Pilpres 2014.

Haris memperoleh undangan dari salah satu organisasi gereja yang aktif memberikan pendampingan rohani di Lapas Nusakambangan.

Dalam kesempatan itu, Haris antara lain bertemu dengan John Refra alias John Kei.

Ia juga sempat bertemu dengan Rodrigo Gularte, terpidana mati gelombang kedua, April 2015.

"Suster Yani namanya. Dia itu punya temen Pak Andreas. Pak Andreas ini adalah sahabat Kontras, yang suka mendampingi Kontras di beberapa kasus," kata Haris di Kontras, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Sebelum bertemu Freddy, Haris berbincang dengan Kepala Lapas Nusakambangan saat itu, Liberty Sitinjak.

kepada Haris, Sitinjak bercerita pengalamannya mengelola Lapas Nusakambangan.

"Pak Sitinjak hampir setiap hari perintahkan sweeping HP dan senjata tajam. Saya melihat sendiri hasil sweeping. Hasilnya lebih dari satu lemari," ucap Haris.

Haris mengatakan Sitinjak memasang dua kamera selama 24 jam untuk memonitor Freddy Budiman.

Namun, beberapa kali Sitinjak diminta dua kamera tersebut oleh oknum pejabat BNN.

Halaman
12
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved