Legislator PKB Parepare Dikepung Ormas
Andi Fudail yang menerima ratusan anggota dari empat organisasi ini menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas pernyataannya yang keliru
Penulis: Mulyadi | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Pernyataan kontroversial anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Andi Fudail yang mengeluarkan pernyataan turunkan papan nama Wakil Wali Kota Parepare, Andi Faisal Andi Sapada berbuntut hingga turunnya empat OKP untuk demo dan hearing di Gedung di DPRD.
Ratusan massa yang terdiri dari Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) dan GP Anshor mendesak dalam ruang rapat agar Andi Fudail meminta maaf ke Wakil Wali Kota Parepare, Senin (25/7/2016).
Andi Fudail yang menerima ratusan anggota dari empat organisasi ini menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas pernyataannya yang keliru.
"Saya mintaf kepada Wawali Parepare, Andi Faisal Andi Sapada dan masyarakat Parepare atas pernyataan saya yang keliru,"katanya didampingi dua Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam dan Firdaus Djollong.
Desakan ini sendiri melibatkan dua kubu yang masuk dibawa naungan Nahdatul Ulama (NU) yakni GP Anshor sebagai organisasi pemuda serta legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Fudail.
GP Anshor sendiri didirikan oleh petinggi NU sebagai sayap kepemudaan dan hal yang sama pun dengan PKB yang berdiri dan menjadi anak kandung dari Nahdatul Ulama. Turunnya GP Anshor tersebut karena ketersinggu ngan karena tudingan terhadap dewan pembinanya, Andi Faisal Andi Sapada.(adi)
Foto : Suasana GP Anshor, Pemuda Pancasila, Panca Marga serta FKPPI desak Legislator PKB Minta Maaf ke Wawali Parepare
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/empat-okp-untuk-demo_20160725_164751.jpg)