Sekolah di Pangkep yang Pelonco Siswa Baru, Kepseknya Siap-siap Dicopot
Selama masa PLS, siswa baru tidak boleh disuruh menggunakan atribut-atribut aneh.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Mohammad Ridwan, mengatakan kepala sekolah yang sekolahnya masih melakukan perpeloncoan terhadap siswa baru akan dinonjobkan dari jabatannya.
"Sesuai aturan Mendikbud, tidak diperkenankan melakukan perpeloncoan kepada siswa baru. Yang boleh dilakukan adalah pengenalan lingkungan sekolah (PLS) dan dilakukan oleh guru," kata Ridwan, Selasa (19/7/2016).
Selama masa PLS, siswa baru tidak boleh disuruh menggunakan atribut-atribut aneh.
"Biar pakai pita atau aksesoris apapun tidak boleh. Sekolah yang siswa barunya kedapatan pakai atribut macam itu, maka kepala sekolahnya langsung dicopot," tambahnya ditemui tribunpangkep.com di Pangkajene.
Aturan itu berlaku bagi semua sekolah, negeri maupun swasta.
Tahun ajaran 2016/2017 ini, jumlah siswa baru SMA/SMK di Pangkep 4 ribu lebih sedangkan siswa baru tingkat SMP 5 ribu lebih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mohammad-ridwan_20160719_182603.jpg)