SMA 1 Maros Gelar MOS, Hatta Rahman Marah
Bupati dua periode ini marah dan menyuruh semua siswa baru yang dikumpulkan di aula Smansa
Penulis: Ansar | Editor: Ilham Arsyam
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Bupati Maros Hatta Rahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMA 1 Unggulan Maros, pada hari pertama pascalibur panjang selah lebaran, Senin (18/7/2016).
Hatta Rahman memergoki SMA 1 Maros melakukan Masa Orientasi Sekolah (MOS). Padahal, Menteri Pendidikan telah melarang MOS tersebut dan menggantinya dengan masa pengenalan sekolah.
Bupati dua periode ini marah dan menyuruh semua siswa baru yang dikumpulkan di aula Smansa, untuk melepas semua atribut MOS-nya seperti pita.
"Tidak ada lagi perpeloncoan termasuk atribut khusus untuk siswa baru. Semua atribut tambahan harus dilepas semua. Ini tidak sesuai dengan ketentuan menteri pendidikan," katanya.
Hatta kemudian menyuruh semua siswa baru untuk keluar ke lapangan karena ruang aula sesak dan panas.
Setelah itu, Hatta meminta kepada siswa untuk melepas atribut pita dan gantungan nama yang telah terpasang di jilbab dan lengan baju supaya dilepas.
"Semua atribut yang dipakai dilepas semua. MOS itu ditiadakan dan diganti menjadi pengenalan lingkungan sekolah dengan hanya melibatkan guru saja, bukan kakak kelas," ujar Hatta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hatta-rahman_20160718_163524.jpg)