Kampus PGSD UNM Parepare Terkena Pelebaran Jalan

Bersama SMAN 2 Parepare dan asrama Detasemen B Brigadir Mobil (Brimob) B Polda Sulsel.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Pembebasan lahan pelebaran jalan Jendral Sudirman, Kota Parepare sudah ditentukan harga setiap meter ganti rugi bagi tanah warga maupun instansi yang terkena pembebasan salah satunya kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Hal ini diungkapkan, Kepala Sub Bagian Agraria, Bagian Pemerintahan Kota Parepare, Ulfa Lanto, Jumat (8/6/2016).

"Harga setiap meter tanah yang terkena pembebasan lahan Rp 850 ribu permeternya dan salah satu yang terkena pembebasan lahan adalah Kampus PGSD UNM," katanya.

Ulfa menjelaskan, selain kampus PGSD UNM yang terkena pembebasan lain, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Parepare, dan asrama Detasemen B Brigadir Mobil (Brimob) B Polda Sulsel.

"Kita sudah tahap penandatanganan Memorie of Understanding (MoU) dengan pemilik lahan," ujarnya.

Ia mengatakan, khusus pembebasan lahan jalan Trans Nasional yang melintas didepan sejumlah kantor pemerintahan seperti Kantor Wali Kota Parepare dan DPRD Parepare ini sekitar 500 rumah warga yang terkena dampak pembebasan.

"Ada sekitar rumah warga yang terkena pembebasan pelebaran jalan ini," katanya.

Ulfa menambahkan, masih tersisa sekitar 30 pemilik lahan yang sementara dalam tahap negosiasi.

"Masih ada ada yang belum deal tetapi akan kita lakukan pengukuran ulang luasan tanahnya. Pengukuran ulang ini bisa jadi bertambah atau berkurang luas tanahnya yang terkena pembebasan,"katanya.

Pelebaran jalan Jendral Sudirman ini dianggarkan sebanyak 30 miliar yang dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved