Sinopsis Film

Sinopsis Film Now You See Me 2: Nonton ‘Harry Potter’ Jadi Pesulap Amatiran

Radcliffe memerankan pesulap amatir, Walter Mabry. Walter yang ‘bangkit’ dari kematian berambisi menguasai dunia

Sinopsis Film Now You See Me 2: Nonton ‘Harry Potter’ Jadi Pesulap Amatiran
Dok Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Calon penonton antri untuk mendapatkan tiket Harry Potter yang diputar di Cinema XXI, Mal Panakkukang, Makassar, Jumat (29/7/2011)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anda penggemar Harry Potter? Nikmatilah aksi terbaru Daniel Radcliffe di film box office Now You See Mee 2. Kali ini lewat peran antagonis. Lupakan Potter yang selalu merendah dengan sihirnya di sekuel Harry Potter.

Di film yang mulai tayang di bioskop Tanah Air sejak 10 Juni 2016 ini, Radcliffe memerankan pesulap amatir, Walter Mabry. Walter yang ‘bangkit’ dari kematian berambisi menguasai dunia dengan memanfaatkan keahlian 4 magician yang sukses jadi perhatian setelah mengecoh FBI di sekuel pertamanya Now You See Me (2013).

Ke-empat pesulap jalanan yang disatukan Dylan Rhodes (Mark Ruffalo) membuka plot film dengan trik membajak peluncuran perdana Octa, sebuah microchip yang menghimpun data pribadi pengguna komputer seluruh dunia. Owner Octa, Owen Case (Ben Lamb) punya niat jahat menjual informasi pelanggannya kepada investor dengan penawaran tertinggi. Privasi penduduk dunia terancam. Di antara empat pesulap, Lizzy Caplan yang memainkan Lula May, sebagai pendatang baru. Lula berhasil menggantikan peran Isla Fisher sebagai Henley Reeves di film perdananya.

Aksi panggung pertama setelah 1 tahun ini tak berjalan sukses. Kedok Dylan terungkap sebagai pengkhianat FBI. Identitas Jack Wilder (Dave Franco) yang ‘bangkit’ dari kematian juga dieskpos. Empat pesulap ini dipecundangi. Tiba-tiba keempatnya sudah berada di Macau.
Dylan tak punya pilihan selain bekerja sama dengan Thaddeus Bradley (Morgan Freeman), pesulap tua yang dibui di film sebelumnya. Endingnya, tokoh protagonis kembali menang dengan aksi yang lebih spektakuler dan live menjelang perayaan tahun baru di London.

Namun trik sulap tak dibuka detil seperti film pertamanya. Sekuel ini mengasumsikan penontonnya sudah menyaksikan film terdahulu. Penonton yang absen sekuel perdana 2013 lalu akan kebingungan.

Jika mencermati alur cerita, film ini bakal punya sekuel berikutnya. Mitos The Eye belum tuntas. Jika Thaddeus antagonis edisi sebelumnya, kali ini Thaddeus jadi pahlawan juga otak dari skenario trik sulap keseluruhan film. Thaddeus ternyata meyakini diam-diam The Eye, mitologi Mesir Kuno yang memuja sulap sebagai sarana kebaikan. Dylan Rhodes yang dominan di edisi pertama, kali ini seperti amatiran. Dikisahkan setelah sukses merencanakan alur balas dendam selama 30 tahun, kemampuan Dylan merekayasa trik sulap menurun. "Setelah 30 tahun, kelemahanmu mulai muncul," kata Thaddeus kepada Dylan. Persahabatan Thaddeus dengan ayah Dhylan, Lionel Shrike, kemungkinan akan digali film ini di sekuel berikutnya.

Penulis: Mansur AM
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved