Komisi D DPRD Sulsel Kritik Fasilitas Terminal dan Zona Selamat
Juga mengkritisi fasilitas Terminal Mallengkeri Makassar
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sugiarti Mangun Karim mengkritisi fasilitas Terminal Mallengkeri Makassar dan Zona Selamat Sekolah di Bantaeng.
Hal ini dia sampaikan dalam rapat kerja dengan Dinas Perhubungan Pemprov Sulsel di Ruangan Komisi D DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (27/6/2016).
"Beberapa fasilitas di Terminal Mallengkeri tak baik sehingga penumpang tak masuk, supir pun selalu protes tak dapat penumpang," ujar politisi PPP asal Banteng ini.
Ia pun meminta Dishub Pemprov Sulsel untuk berkoordinasi dengan pemerintah Kota Makassar.
"Sehingga banyak terminal bayangan," ujarnya.
Ia pun menyampaikan aspirasi bahwa Zona Selamat Sekolah malah membuat orang celaka karena licin.
"Semua orang di Bantaeng mengakui bahwa Zona Selamat itu yang bikin masalah karena beberapa waktu lalu dokter spesialis Bulukumba meninggal di Zona Selamat Sekolah," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Imran Tenri Tata menganggap buka lagi terminal bayangan tapi terminal liar.
"Jadi pada saat mudik sepanjang Jl Perintis Kemerdekaan, Daya berjejer mobil," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sugii1_20160627_162535.jpg)