Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dokter Laporkan Pasien ke Polisi, Ini Penjelasan Perawat Puskesmas Bantimala Pangkep

Sayangnya, dr Zulfitri yang ingin ditemui langsung tidak ditempat karena ia memenuhi panggilan polisi di Polres Pangkep.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
tribun/munjiyah
Puskesmas Bantimala di Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulsel 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Ini kesaksian perawat Puskesmas Bantimala, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulsel, yang bertugas saat pasien puskesmas datang periksa ponakannya. 

Saat tribunpangkep.com mengunjungi puskesmas yang berjarak sekitar 30 km dari jantung Kota Pangkajene, Rabu (22/6/2016), beberapa perawat sedang membicarakan masalah dokter puskesmas itu yang melaporkan seorang warga setempat, Misbah, ke Polres Pangkep karena berkomentar miring di Facebook mengenai pelayanan Puskesmas Bantimala dan menyudutkan dokter puskesmas, dr Zulfitri.

Sayangnya, dr Zulfitri yang ingin ditemui langsung tidak ditempat karena ia memenuhi panggilan polisi di Polres Pangkep.

Salah seorang perawat yang mengaku mendapati Misbah membawa ponakannya yang sakit sariawan membeberkan detail permasalahannya.

"Dia datang istirahat, sudah maumi dilayani itu di poli, mau ditimbang dulu, kan tidak bisa langsung masuk dan ditimbang begitu saja, diperiksa dulu," kata salah satu perawat, Hasriani, kepada tribunpangkep.com, Rabu (22/6/2016).

"Baru itu ponakannya tidak mau berhenti menanngis, jadi ibunya menenangkan dulu diluar sambil lihat kolam ikan, tapi saat saya mau cari itu tidak adami," ujarnya.

"Sementara saat itu, waktu istirahat, dokter keluar urus berkas CPNS-nya karena rencana dr.Zulfitri mau menetap di Puskesmas Tondong Tallasa," jelasnya.

Hasriani menuturkan kalau dokter kembali dari mengurus berkasnya tepat pukul 13.30 Wita dan dia naik mobil angkutan umum bersama seorang perawat.

"Intinya begini, tidak bisa langsung ke dokter dulu kalau belum ditimbang, tapi dia sudah pulang tapi saya berpapasan di jalan waktu pulang dan ternyata besok statusnya itu sudah diposting di Facebook," ungkap Hasriani.

"Dokter merasa keberatan atas berbagai macam komentar yang menyudutkannya, makanya dia melapor ke Polres Pangkep bersama suaminya," tambahnya.

Sebelumnya, kicauan facebook yang diposting warga Desa Bantimurung, Misbah Magadding dilaporkan Dokter Umum di Puskesmas Bantimala bernama dr. Zulfitri ke Polres Pangkep, Jl Cendana, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Minggu (20/6/2016).

Pelaporan tersebut hanya karena kicauan warga desa Bantimurung, Misbah Magadding menyoroti persoalan pelayanan kesehatan di Puskesmas Bantimala Tondong Tallasa.

Misbah memiliki keponakan berumur 2 tahun yang memiliki sakit sariawan namun tak satupun petugas Puskesmas disana yang membantu ponakannya tersebut.

Hal itulah yang membuat Misbah kecewa lalu memposting keluhannya di facebook.

Status Misbah terposting tanggal 7 Juni 2016 yang dipostingnya pukul 15.41 Wita.

Baru tanggal 20 Juni 2016 kemarin pelapor tersebut melaporkan Misbah. Ia lalu ditelpon untuk langsung diperiksa di Polres Pangkep.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved