Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRAFFIC UPDATE

Keponakannya Tewas Dibegal, Ini Kata Legislator Sulsel

Sehingga, lanjut Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel ini, ujung-ujungnya semua kita hanya bisa melempar tanggung jawab pada aparat keamanan semata.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ina Maharani
handover
Keponakan Legislator Golkar Sulsel Armin Mustamin Toputiri, Septian langsung diantar ke tempat pemakaman Kacamatan Tanete, Bulukumba, Sulsel, Minggu (19/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Legislator DPRD Sulsel, Armin Mustamin Toputiri menganggap Kelemahan pemerintah selama ini karena memandang begal secara elitis.

"Dalam kacamata orang yang tak tersentuh oleh begal, sehingga kita melihat soal begal secara elitis pula, maka ujung-ujungnya kita melihat urusan ini secara parsial, yakni pada soal kasus pembegalan semata," katanya via WhatsApp, Selasa (21/6/2016).

Sehingga, lanjut Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel ini, ujung-ujungnya semua kita hanya bisa melempar tanggung jawab pada aparat keamanan semata.

"Sementara aparat pun berkelit bahwa kita ini diberi lemparan tanggung jawab sendiri dalam menyelesaikan, setelahnya pejabat pemerintah lepas tanggung jawab, itu sebab aparat bekerja setengah hati di lapangan, karena itu kejahatan begal tetap saja marak, bahkan menjadi-jadi," ujarnya.

Sebelumnya, Keponakan legislator DPRD Sulsel Armin Mustamin Toputiri, Septian Nuransa meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Wahidin Sudirohusodo, Minggu (19/6/2016) dinihari tadi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved