18 Tahun Reformasi

VIDEO: Polisi Bubarkan Paksa Samurai Makassar yang Demo Reformasi

Alasan polisi yang berpakain preman membubarkam paksa aksi ini karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan tidak memiliki surat pemberitahuan.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peringati 18 tahun reformasi dan tumbangnya presiden Soeharto, massa yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Masyarakat Untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Makassar dibubarkan paksa polisi di bawah jalan layang Fly Over, kota Makassar, Sabtu (21/5/2016), siang pukul 14.00 Wita.

Alasan polisi yang berpakain preman membubarkam paksa aksi ini karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan tidak memiliki surat pemberitahuan.

Namun hal itu dibantah oleh sejumlah massa aksi. Salah satunya Muhammad Maulana mengatakan, soal surat ijin pemberitahuan aksi, pihalnya sudah sudah surat kepolisian tiga hari sebelum melakukan aksi tersebut.

"Kami sudah sampaikan beberapa hari sebelumnya kepada pihak kepolisian tapi memang mereka yang datang dengan pakaian preman itu tidak tahu apa-apa," kata Maulana saat dilokasi.

Awalnya, aksi ini dimulai pada sekitar pukul 13.00 Wita, mereka melakukan orasi secara bergantian dengan meyampaikan aspirasinya.

Tidak sampai satu jam kemudian, beberapa petugas polisi yang berpakaian preman tiba-tiba mempertanyakan surat ijin itu, aksi saling dorong pun tak terhindarkan antara demonstran dan polisi. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved