Kepsek SMKN 1 Bungoro Mengaku Diminta Beli Tiket Jalan Sehat 'Fiktif' Rp 100 Ribu
Harga tiket ini ternyata tidak sesuai dengan harga jual yang ditetapkan panitia jalan sehat tersebut.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Di Kabupaten Pangkep, Komunitas Gerakan Indonesia Sehat (GIS) bekerjasama dengan perusahaan multi level marketing (MLM), Ubaindo, mengaku mengajak seluruh warga, termasuk pelajar SD, SLTP, dan SMA untuk membeli tiket jalan sehat seharga Rp 75 ribu.
Sedianya, jalan sehat ini digelar Minggu (15/5/2016), namun tidak terlaksana dan diduga penipuan.
Harga tiket ini ternyata tidak sesuai dengan harga jual yang ditetapkan panitia jalan sehat tersebut.
Ditemui TribunPangkep.com di sekretariat panitia, Jl Andi Mandacingi, Kecamatan Pangkajene, Selasa (17/5/2016), panitia terlihat ragu dalam memberi penjelasan mengenai harga tiket.
"Kami suruh bayar peserta Rp 75 ribu tiap orang karena dapat baju juga dari MLM Ubaindo," kata panitia jalan sehat, Anwar.
Kepala Sekolah SMKN 1 Bungoro, Muhammad Akbar Parollei, saat dikonfirmasi membenarkan kalau panitia jalan sehat mendatangi sekolahnya dan memohon untuk membeli kupon jalan sehat.
"Kami tidak ikut karena disuruh membayar Rp 100 ribu per kupon jadi saya tolak," jelas Muhammad Akbar.
Harga tiket Rp 100 ribu per orang, jelas Akbar, juga sangat mahal karena setahunya belum pernah ada tiket jalan sehat hingga Rp 100 ribu.
"Katanya jalan sehat itu mau memecahkan rekor Muri dan ada pialanya setinggi 1,5 meter. Dua anak muda yang ke sekolah waktu itu tawarkan tiket jalan sehat ini," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/poster-jalan-sehat_20160517_193837.jpg)