Rebutan Kayu, Petani Pangkep Tebas Leher Tetangganya Hingga Nyaris Putus
Dari Mapolsek Minasatene, katanya, jarak ke TKP sekitar 2,5 jam berjalan kaki.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, MINASATENE - Hanya persoalan kayu, petani di Kampung Lambenge Buung, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menebas leher tetangganya hingga tewas, Senin (1/5/2016).
Pelaku Dg Nai (40) menebas Kasa (70) di area kebun mereka yang jaraknya berdekatan, sekitar pukul 09.30 Wita pagi.
Kapolsek Minasatene, AKP Hari Suwita,mengatakan tempat kejadian perkara (TKP) sulit dijangkau karena berada di derah pegunungan.
Dari Mapolsek Minasatene, katanya, jarak ke TKP sekitar 2,5 jam berjalan kaki.
"Kondisi korban mengenaskan, kepala dan badan nyaris terpisah," kata Hari Suwita kepada TribunPangkep.com, Senin (1/5/2016) sore.
Menurut Hari, pembunuhan ini dipicu persoalan kayu, pelaku dan korban rebutan sebuah kayu sugi manai seharga Rp 300.
"Untuk saat ini kita belum bisa tanya kronologis jelasnya apakah perselisihan karena dendam ataukah motif lain karena pelaku juga kelihatan syok dan pendengarannya sedikit terganggu," tambahnya.
Pelaku sudah kita amankan di Polsek Minasatene dan sementara dimintai keterangan.