Ini Tuntutan Mahasiswa Liukang Tangaya Pangkep Memperingati Hardiknas
Unjuk rasa dilakukan di depan kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (2/5/2016).
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, BUNGORO - Menghadapi pendemo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Mohammad Ridwan, memakai baju adat.
Ridwan yang habis mengikuti upacara Hardiknas, menghadapi pengunjuk rasa dari Koalisi Mahasiswa Peduli Pendidikan gabungan Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya dan Gapemnas.
Unjuk rasa dilakukan di depan kantor Dinas Pendidikan Pangkep, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (2/5/2016).
Pengunjuk rasa menuntut Dinas Pendidikan Pangkep menghentikan komersialisasi pendidikan, tingkatkan sarana dan prasarana setiap sekolah terutama di daerah terpencil dan kepulauan, memberlakukan tunjangan kinerja dan hapuskan sertifikasi, pemerataan tunjangan daerah terpencil bagi tenaga kerja pendidik yang sesuai haknya masing-masing, dan memindahkan kantor UPTD Kecamatan Liukang Tangaya yang berada di Kota Pangkajene ke ibu kota kecamatan kepulauan.
Ridwan mengatakan akan memperhatikan tuntutan mahasiswa dalam unjuk rasa berlangsung damai ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-pangkep-mohammad-ridwan_20160502_190530.jpg)