Breaking News:

citizen reporter

FKG Unhas Tambal dan Bersihkan Karang Gigi Gratis di Kolaka

Kegiatan ini melibatkan 180 peserta.

Penulis: CitizenReporter | Editor: Jumadi Mappanganro
handover
FKG UNHAS - Supervisor dan pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kolaka saat menyambut rombongan BEM FKG Unhas saat tiba di Aula Rujab Kolaka, Minggu (1/5). Selama sepekan BEM FKG Unhas akan memberi penyuluhan, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi dan penambalan gigi secara gratis kepada warga di Kolaka. 

Drg Ardiansyah S Pawinru SpOrt
Supervisor/Staf Ahli Kemahasiswaan FKG Unhas
Melaporkan dari Kabupaten Kolaka

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar bakti sosial (baksos) di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bakti sosial ini berupa penyuluhan, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi dan penambalan gigi secara gratis kepada warga yang tersebar di 12 kecamatan di Kolaka. Berlangsung selama sepekan, 1-7 Mei 2016.

Kegiatan ini melibatkan 180 peserta. Mereka mewakafkan diri untuk mengabdi di Kolaka sebagai bentuk perwujudan tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian pada masyarakat.

Rombongan berangkat ke Kolaka melalui jalur Makassar-Bone via darat dan Bone-Kolaka via kapal ferry. Rombongan tiba di Pelabuhan Kolaka, Minggu (1/5).

Rombongan kemudian diterima di Aula Rumah Jabatan Bupati Kolaka. Mereka disambut Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, Ahmad Safei SH MH dan Muhammad Jayadin SE.

Sejumlah pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kolaka juga turut menyambut rombongan.

Ketua panitia baksos, Naufal, berharap masyarakat Kolaka antusias terhadap pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis yang mereka lakukan.

“Kami mengharapkan seluruh peserta dapat menjaga nama baik FKG Unhas selama berada di Kolaka dengan tidak melakukan hal-hal yang negatif,” pesan Pembantu Dekan III FKg Unhas Dr drg Nurlindah Hamrun.

Kolaka dipilih sebagai wilayah baksos sebab selain masih dalam wilayah timur Indonesia sebagaimana fokus Unhas, pravalensi karies masyarakat Kolaka cukup tinggi.

Alasan lainnya, tingkat kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Kolaka pada umumnya masih kurang.

“Karena itu kita memilih Kolaka sebagai destinasi baksos tahun ini,” jelas Nurlindah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved