Pansus DPRD Maros Protes Anggotanya yang ke Jakarta
Pasalnya, keberangkatan empat anggota tersebut terkesan disembunyikan dan tidak boleh diketahui oleh anggota Pansus lainnya.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pansus DPRD Maros memprotes empat orang anggota Pansus Tata Tertib (Tatib) yang berangkat ke Jakarta untuk berkonsultasi sejak Rabu lalu.
Pasalnya, keberangkatan empat anggota tersebut terkesan disembunyikan dan tidak boleh diketahui oleh anggota Pansus lainnya.
Keempat legislator itu yakni Ketua DPRD Maros sekaligus Koordinator Pansus, Chaidir Syam, Wakil Ketua Pansus, Amirullah Nur dan dua anggota Pansus lainnya, Hasmin Badoa dan Patarai Amir.
Anggota Pansus Tatib DPRD Maros, Hamid Haseng mengatakan, sejak terbentuknya Pansus Tatib pada 31 Maret 2016, Pansus belum pernah menggelar rapat untuk membahas perubahan Tatib yang akan direvisi.
"Sejak SK Pansus keluar, sampai saat ini tidak pernah ada rapat intenal anggota. Kenapa ini empat orang berangkat sembunyi- bunyi. Padahal masih ada anggota lain. Bisaji itu disampaikan," katanya, Jumat (29/4/2016).
Setiap Pansus yang dibentuk oleh DPRD seharusnya, diawali dengan rapat internal dan membahas draft rancangannya.
Namun, sampai saat ini Hamid Haseng, mengaku tidak pernah melihat draft perubahan Tatib jika melakukan pembahasan. Namun, secara tiba- tiba keempat legislator tersebut langsung konsultasi ke Jakarta.
"Yang jadi pertanyaan, apa yang mau dikonsultasikankalau draft perubahan Tatib saja tidak pernah kami bahas. Tiba-tiba saja mereka berangkat tanpa diketahui anggota lainnya," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hamid-haseng_20160429_164839.jpg)