Breaking News:

Kadis PU: Proyek Jalan Layang Camba-Bone Tak Bikin Macet

Elevated Road ini mulai dibangun di KM 47+766, Desa Samangki, Bantimurung, Maros.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU Bina Marga) M Amin Yacob menegaskan proyek pengerjaan Jalan Layang (elevated road) di Jalan Poros Camba-Bone, tidak akan memicu kemacetan.

Jaminan otoritas infrastruktur provinsi ini dikemukakan Amin Yacob, Selasa (26/4/2016) malam, usai mendampingi jumpa pers Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, tentang megaptoyek Center Point of Indonesia (CPI) di Rumah Jabatan Gubernur, Jl Sungai Tangka No 1, Ujungpandang, Makassar.

Elevated Road ini mulai dibangun di KM 47+766, Desa Samangki, Bantimurung, Maros.

Panjang Jembatan Elevated Road tahap pertama adalah 317 M dengan panjang jalan 2578,50 m. Proyek yang dikerjakan JO Wika ini dijadwalkan rampung 2018.

Amin menegaskan, proyek yang berada dibawah tanggungjawab Balai Pengembangan Jalan Negara (BPJN) Wilayah IV Makassar Direktorat PU Bina Marga Kementerian Infrastruktur dan Perumahan Rakyat ini sudah mengkalkulasi dampak sosial dan rekayasa lalulintas di jalan negara yang menghubungkan Sulsel dengan Sulawesi Tenggara.

"ELevated Road ini tidak akan mengganggu arus lalulintas di bawah. jalan ini melayang dan 10 tiang pancangnya (bore pile) dipasang sekitar 50 hingga 100 meter dari jalan utama," ujar Amin.

Hingga saat ini, jelas Amin, pengerjaan tahap I dari 5 tahap proyek APBN senilai Rp 60 miliar ini, progressnya sudah pemancangan bore pile kedua.

KEndala yang dihadapi sejauh ini adalah ketatnya ketentuan dari Otoritas penjaga hutan lindung Bantimurung yang meminta setiap kayu atau pohon yang ditebang di lokasi proyek, harus dikoordinasikan dengan pihak mereka. (*)

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved