Irjen Kemenkum HAM Beri Tips ke Wabup Soppeng Naikkan Mutu Layanan Publik

Supri yang juga chatting langsung dengan Aidir di group Geng Makassar itu, pun mengaku tertarik dan segera menindaklanjuti.

Irjen Kemenkum HAM Beri Tips ke Wabup Soppeng Naikkan Mutu Layanan Publik
TRIBUNTIMUR/AWALUDDIN
Wakil Bupati Soppeng, Supriansa Mannahawu

Laporan Wartawan Tribun Timur, Thamzil Thahir

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Irjen Kemenkum HAM), Aidir Amin Daud mengungkapkan kesediannya untuk membagi tips dan konsultasi peningkatan mutu layanan publik di Kabupaten Soppeng.

Melalui diskusi informil di salah satu komunitas chatting instant berbasis media sosial, WhatsApp, Minggu (24/4/2016), Aidir yang juga mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum HAM ini meminta Wakil Bupati Soppeng Supriansah Mannahawu untuk fokus mengawasi dan revitalisasi layanan publik di kabupaten berjarak 269 km tenggara ibu kota provinsi Sulsel itu.

"Pak Wabub, coba lihat dan cari satu pelayanan publik yang saat ini amat buruk di Soppeng, lalu kita bantu petakan dimana titik lemah dan peluang penyimpangannya," kata Aidir perihal tips awal menata ulang layanan publik di daerah itu.

Supri yang juga chatting langsung dengan Aidir di group Geng Makassar itu, pun mengaku tertarik dan segera menindaklanjuti.

Tips Aidir ini dikemukakan dalam konteks memotivasi pemerintah kabupaten untuk mempelajari metode layanan publik yang diterapkan dirjen AHU saat Aidir lima tahun menjabat posisi eselon I itu selama lima tahun.

DIcontohkan Aidir, kerena revitalisasi layanan perpanjangan izin tinggal bagi warga negara asing yang birokrasinya dipangkas dan dibuat lebih efisien, paruh dekade akhir 2000-an, item layanan publik Dirjen AHU selalu mendapat apresiasi pemerintah dan pihak luar negeri.

"AHU sudah tiga tahun berturut-turut dapat award dari Menpan. Dan hanya satu-satunya kementerian yang raih lebih dari sekali. Sudah tiga tahun dibuat, biasanya hanya satu dua kementerian yang dapat dan AHU tiap tahun dapat satu," ujar Aidir yang juga mantan Ketua KPU Sulsel itu.

Aidir mengatakan, pihaknya siap memberikan konsultasi dan menyiapkan pelatihan kepada aparat pelayan publik dari Soppeng. Tentunya melalui jalur resmi.

Fokus peningkatan mutu layanan publik yang dimaksud Aidir adalah bagaimana - pelayanan publik diubah dari begitu semrawut menjadi begitu bebas KKN, cepat dan menghasilkan PNBP lonjak lebih dari 10 kali.

Kepada Supri, AIdir menyarankan setelah ditata layanan publik di Soppeng, keunggulan itu diuji dan dikompetisikan di level nasional.

"Kita buat jadi 'bagus sekali'. Supaya diikutkan dalam lomba pelayanan publik,"katanya

Menurutnya, di Indonesia Wali Kota Surabaya, Risma sering mengikutkan program layanan publik untuk mengevalusi kekurangan dan menjadikannya motivasi bagi aparatur penyelenggara.

Aidir bercerita, karena prestasi di unit layanan publik itu, saat menjabat dirjen AHU dia Beberapa kali diundang jadi pemateri di level nasional dan internasional, untuk membagikan tips.

"Saya diundang ke Kolumbia diundang acara PBB pelayanan publik terbaik dan presentasi di Shanghai dan Thailand karena penghargaan ini."tambahnya.(*)

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved