Hari Kartini 2016
1.000 Pelajar Maros Peringati Hari Kartini dengan Bermain Semai
300 murid SD, 300 siswa SMP, 300 siswa SMA dan 100 pendamping menjadi agen permainan Semai ini.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Maros melaunching permainan Sembilan nilai masuk sekolah (Semai) dalam rangka memperingati hari Kartini, Kamis (21/4/2016).
Acara yang pertama kalinya di Maros ini digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros dan diikuti oleh 1.000 murid dan siswa dan pendamping.
Peserta itu terdiri dari 300 murid SD, 300 siswa SMP, 300 siswa SMA dan 100 pendamping menjadi agen permainan Semai ini.
Launching permainan semai ini dilkukan oleh Ketua tim Penggerak PKK Maros Suraida Hatta dan Bupati Maros Hatta Rahman. Mereka didampingi, Sekda Maros Baharuddin dan beberapa pimpinan SKPD lainnya.
Suraida mengatakan, permainan semai yang diikuti oleh siswa itu, bukan hanya sekedar bermain. Tapi ada nilai yang ditanamkan kepada anak- anak yang kelak akan bermanfaat.
"Kami sebagai orangtua berharap, permainan ini melekat pada kepribadian anak- anak kita. Jadi 10 atau 20 tahun kemudian, mereka akan menggantikan pemimpin Maros," ujarnya.
Istri Hatta Rahman ini berharap, para peserta tersebut bisa lebih baik lagi dari yang sekarang, saat mempin Maros kedepan.
Selain itu, Suraida berharap peserta yang merupakan perempuan itu, bisa menjadi agen permainan Semai dapat bersekolah dan berpendidikan tinggi.
"Penididikan harus tinggi, bukan hanya untuk karir tapi karena perempuan juga menjadi pendidik pertama dalam keluarganya," ujarnya.
Permainan semai tersebut adalah permainan kartu yang mirip kartu monopoli. Permainan ini mengajarkan sembilan nilai anti korupsi, yakni kesederhanaan, keberanian, kepedulian, kedisiplinan, kejujuran, keadilan, kegigihan, kerjasama, bertanggungjawab. (*)