Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline News Hari Ini

Pelaut Luwu Disandera Lagi

Dari sepuluh sandera, salah satunya adalah pelaut asal Tana Luwu, Syamsir

Editor: Anita Kusuma Wardana
aljazeera/AP
Milisi Abu Sayyaf. Militer FIlipina bertempur melawan kelompok Abu Sayyaf, Sabtu (9/4/2016). 

TRIBUN-TIMUR.COM-Warga Negera Indonesia (WNI) kembali menjadi korban pembajakan kapal dan penyanderaan di wilayah konflik Filipina Selatan.

Dalam insiden sekitar pukul 18.31 wita, Jumat (15/4) malam, di perairan perbatasan Filipina-Malaysia itu, satu WNI yang menjadi anak buah kapal terluka akibat tembakan, lima ABK selamat, dan empat lainnya diculik kelompok bersenjata.

Dari sepuluh sandera, salah satunya adalah pelaut asal Tana Luwu, Syamsir. Pelaut asal Bassesang Tempe (Bastem) itu ikut dalam rombongan pelaut yang disandera perompak.

Syamsir adalah adik sepupu dari Kapten kapal, Suardi Surya. Suardi baru mengetahui Syamsir disandera pada Sabtu (16/4)."Saya baru diberitahu perwakilan pemilik kapal PT Global Trans National, Captain Suharyoni,"ujarnya.

Ini berarti sudah 4 warg Sulsel yang disandera kelompok Abu Sayyaf. (*)

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Timur, Minggu (17/4/2016)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved