Muktamar Islah PPP
Asrul Sani Ingin Lukman Hakim Ketum PPP
Menurutnya, ia dan koleganya lebih memilih Lukman Hakim ketimbang Romahurmuziy
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA -Wakil Ketua DPP PPP Muktamar Surabaya, Asrul Sani mendorong Wakil Ketua PPP versi Muktamar Bandung Lukman Hakim Saifuddin menjadi rival kuat Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy
Hal ini dia ungkapkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jl Raya Pundok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4/2016).
Menurutnya, ia dan koleganya lebih memilih Lukman Hakim ketimbang Romahurmuziy alias Romy.
"Kalau saya diberikan pilihan maka antara Romy atau Lukman maka saya pilih pak Lukman," kata Asrul Sani.
Ia pun menganggap pengurus DPP PPP dari Muktamar Jakarta yang ikut seperti Epiyardi Asda dan Fernita bisa masuk yang jelas mendapatkan dukungan full dari 1700-an peserta Muktamar.
"Pak Epyardi dan Ibu Fernita bisalah, yang jelas mereka kan sudah mau ikut islah," kata Asrul.
Dalam pemandangan umum DPW PPP se Indonesia, tadi malam, mendorong nama Epiyardi Asda untuk jadi ketua umum.
Pengurus DPW yang mendukung yakni Pulau Sumatera, Pengurus DPW se Sulawesi, DPW se
Maluku-Papua, DPW Papua se NTB-Bali.
Hanya pengurus DPW Jawa yang tak memberikan dukungan, pandangan umum Pulau Jawa mencalonkan Amir Uskara, Mardiono, Anggota DPR RI/Presidium KAHMI dr Reni Marlinawati dan M Romahurmuziy. (*)