Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Peserta Ujian Paket C di Pangkep Putus Sekolah karena Menikah

Peserta ujian Paket C ini belajar 3 kali seminggu

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
Tribun Timur/Munjiyah
Peserta Ujian Paket C di Pangkep 

TRIBUNPANGKEP.COM, BUNGORO - Ujian paket C di Kabupaten Pangkep didominasi karena putus sekolah.

Ada dua macam yang mempengaruhi putus sekolah yakni putus sekolah karena cepat kawin dan putus sekolah karena membantu orang tua bekerja.

"Mereka yang butuh ijazah paket C itu paling banyak putus sekolah karena cepat kerja jadi pada saat butuh ijazah mereka baru mendaftar paket C," kata Penanggung Jawab Ujian Nasional, Aminah kepada Tribunpangkep.com, Selasa (5/4/2016) di SMP 1 Bungoro, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Ada juga putus sekolah karena keadaan ekonomi keluarga yang sulit dan betul-betul sudah tidak bisa lagi membiayai sekolah sampai SMP saja jadi mereka tinggal bantu orang tua," ujarnya.

"Keistimewannya itu paket C kan ini disetarakan dengan SMA jadi membantu masyarakat kurang mampu menyelesaikan pendidikannya terus juga ada yang bisa urus kenaikan pangkat di perusahaanya," jelasnya.

Peserta ujian Paket C ini belajar 3 kali seminggu dan rata-rata kelahiran paling muda tahun 1998 dan kelahiran paling tua 1971 dan 1978.

"Pekerjaan mereka beragam, ada yang bekerja di perusahaan marmer, perusahaan di Makasaar, Ibu rumah tangga, petani, honor guru paud, satpam dan peserta yang kerja di Biringkassi," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved