TNI dan Polri Bersatu Berantas Tikus di Sidrap, Pakai Bom
Menurut Ruslan, cara pengeboman itu tidak mengapa.
Penulis: St. Fathin Hamidah | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNSIDRAP.COM, WATANG SIDENRENG- Pemberantasan hama tikus tidak main-main di persawahan Kecamatan Sidenreng Kabupaten Sidrap, melibatkan anggota TNI dan Polri.
Penyelenggaranya adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sulsel.
Anggota 1420 dan anggota Polres Sidrap yang diterjunkan membantu petani basmi tikus.
Baru saja dimulai di daerah tersebut, Rabu (23/3/2016) pagi.
"Kegiatan ini memberikan semangat dan dorongan para petani untuk membasmi hama tikus yang masih berkeliaran di sekitar sini (sawah)," kata Ruslan, perwakilan BPTPH, saat sambutan.
Tak hanya menggunakan alat tangkap manual seperti golok, tombak, dan sejenisnya.
Melainkan juga bahan peledak kaliber bom molotov.
Menurut Ruslan, cara pengeboman itu tidak mengapa.
Harapannya, petani Sidrap segera lega akibat serangan tikus yang memangsa padi mereka selama ini.
"Petani adalah pahlawan swasembada dan kami langsung turun ke persawahan untuk melakukan pencarian hama tikus," katanya.
Sidrap dikenal lumbung padi Sulawesi Selatan.
Demikian alasan BPTPH Sulsel turun gunung ke Sidrap. (*)