Gerhana Matahari Total 2016
Warga Maros Amati Gerhana Matahari Pakai Negatif Film
Menurutnya, klise foto digunakan untuk menghindari kontak langsung mata dengan sinar matahari sangat terang.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Selain Bupati Maros Hatta Rahman, ratusan warga memadati lokasi masjid Almarkaz Maros yang terletak di depan Kantor Bupati Maros itu untuk menyaksikan gerhana matahari, Rabu (9/3/2016).
Cuaca yang cukup cerah membuat matahari yang diamati dengan baik, sejumlah warga antusias melihat fenomena alam luar biasa itu.
Mereka menyaksikan Gerhana Matahari memakai kacamata anti radiasi, ada juga yang memakai kacamata las.
Antusias warga menyaksikan gerhana ini juga dilakukan dengan memotret menggunakan kamera telepon seluler.
Di antara kerumunan itu, ada fotografer Maros, Ilham Halimsyah, ia mengamati menggunakan negatif film atau yang lebih dikenal dengan istilah klise foto.
Menurutnya, klise foto digunakan untuk menghindari kontak langsung mata dengan sinar matahari sangat terang.
"Untuk memotret, saya melapisi lensa dengan lapisan solar guard yang biasa digunakan untuk kaca mobil sebagai pengganti filter natural desensity atau ND untuk mengurangi pancaran sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gerhana-maros_20160309_200855.jpg)