Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan'

Wanita bernama Helga, warga Denmark, yang dibegal di jantung Kota Makassar, kemarin.

Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan' - drone1_20160111_223016.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Walikota Makassar mempresentasikan drone karya Mahasiswa Teknik Mesin FT Unhas, Abdul Fatir Kasim di Balaikota, Senin (11/1/2016). Pemkot Makassar menganggarkan pengadaan 20 buah drone untuk memenuhi kebutuhan war room dalam memantau kondisi kota Makassar. tribun timur/muhammad abdiwan
Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan' - warroom_20151215_174932.jpg
TRIBUN-TIMUR/SALDY
War Room atau ruang kontrol kota Makassar di lantai 10 Balaikota Makassar, Selasa (15/12/2015).
Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan' - dewan-terhormat-berkunjung-di-o_20160111_162332.jpg
TRIBUN TIMUR/SALDY
Sejumlah anggota dewan terhormat berkunjung di operation room Kantor Balaikota Makassar
Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan' - apa-hasil-kunjungan-ke-hongkong.jpg
dok tribun/facebook/twitter
Kampanye Makassar Tidak Aman yang diposting netizen di Twitter dan Facebook (kiri). Wali Kota Makassar Danny Pomanto (kanan)
Warga Denmark Dibegal di Kota Makassar, 'CCTV Pemkot Hanya Hiasan' - geng-motor-makasssar-renggut-korban.jpg
hasan
Aksi kawanan begal yang merenggut korban nyawa di Jl Veteran Utara, Makassar, Selasa (10/2/2015) pukul 22.00 Wita, terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dari ruko sekitar.

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Direktur Eksekutif PT Duta Politika Indonesia (DPI) Dedi Alamsyah Mannaroi prihatin wisatawan mancanegara dibegal saat jalan-jalan di Jl Arief Rate, Kota Makassar, Sulsel, Senin (7/3/2016) sore.

Baca juga: Ribuan Wisatawan Mancanegara Tiba di Makassar

“Ini parah, warga Denmark dibegal saat jalan-jalan di kota Makassar, apa tidak rusak citra Makassar kalau begini?” kata Dedi kepada tribun-timur.com, Selasa (8/3/2016). 

Wanita bernama Helga, warga negara Benua Eropa, Denmark, yang dibegal di jantung Kota Makassar, kemarin.

Helga dan kawan-kawan datang dari Denmark untuk menyaksikan gerhana matahari total (GMT) di Selat Makassar besok pagi, transit di Makassar.

“Kami menganggap CCTV yang dipasang Pemkot Makassar untuk menangkal begal hanya hiasan belaka. Tidak bisa cegah kejahatan di jalan, korban terus berjatuhan” kata Dedi.

Baca juga: Danny: Kita Belajar ke Hong Kong dan Prancis Maka Ini Jawabannya

Dedi yang juga anggota komunitas spiritual Jenariah Sulsel ini pun meminta Wali Kota Makassar Danny Pomanto tak menutup mata perihal wisatawan asing korban begal, tersebut.

“Ini bisa jadi masalah keamanan internaasionaal yang serius. Bisa-bisa interpol turun tangan,” kata Dedi.

Helga dan rekannya dari Denmark sudah melaporkan kasusnya di markas Polrestabes Kota Makasar, Jl Ahmad Yani.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved