Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arak Ogoh-ogoh, Satu Warga Pingsan

Rangkaian perayaan ummat hindu itu diawali dengan arak arakan ogoh ogoh yang dipusatkan di Jl Perintis Kemerdekaan.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Anita Kusuma Wardana
SANOVRA JR
Sejumlah umat Hindu mengarak Ogoh-ogoh pada upacara Melasti di Pantai Akkarena, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/3/2016). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Menyambut peringatan hari raya nyepi, ratusan ummat Hindu di kota Makassar, Sulawesi Selatan merayakan tawur agung di Pura Giri Natha Jl Perintis Kemerdekaan, Selasa (8/3/2016) sore.

Rangkaian perayaan ummat Hindu itu diawali dengan arak arakan ogoh-ogoh yang dipusatkan di Jl Perintis Kemerdekaan.

Sebelum pawai lebih awal digelar ritual di depan ogoh-ogoh dengan menghidangkan sesajen, membunyikan lonceng, memercikan air dan melemparkan bunga.

Di tengah rangkaian perayaan ini, seorang warga yang hendak mengikuti arak arakan, tiba-tiba pingsan dan terjatuh.

Meski demikian, perayaan tetap berlangsung. Ogoh-ogoh tetap diarak dari Pura Giri Natha menuju Jl Perintis Kemerdekaan Makassar hingga kembali ke Pura. Arak arakan diiringi dengan musik .

Selain ogoh-ogoh, ada pula penampilan dari kelompok barongsai sehingga menambah semaraknya pawai dan menjadi perhatian masyarakat Makassar.

Pantauan Tribun Puluhan wargapun turut serta memenuhi sepanjang jalan yang dilalui peserta pawai arak-arakan ogoh-ogoh.

Pengendaran yang melintas langsung berhenti dan memadati sepanjang Jl Perintis Kemerdekaan untuk menyaksikan langsung pawai tersebut.

Puluhan Polisi dan pihak terkait membuat rekayasa arus lalu lintas untuk menjaga kelancaran acara tersebut.

Menurut Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Darma Sulsel, Nyoman Sumarya bahwa Tawur Agung Kesanga digelar sebagai upacara p menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1938.

"Sebelum arak arakan ogoh ogoh , para umar terlebih dahulu menggelar upacara Melasti di Akkarena,"kata Nyoman Sumarya malam.

Nyoman mengatakan arak arakan ogoh ogoh ini dalam rangka menyambut hari raya Nyepi dengan wujud melaksanakan pembersihan diri dari pengaruh jahat baik datanya dari manusia ataupun alam.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved