Setwan DPRD Makassar Minta Jatah Bensin 10 Liter Sehari per Randis

"Kita minta agar dinaikkan menjadi 10 liter perhari," kata Arsyal, Senin (7/3/2016).

Setwan DPRD Makassar Minta Jatah Bensin 10 Liter Sehari per Randis
int
ilustrasi

Laporan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Sekretariat dewan (Setwan) DPRD Makassar, Arsyal meminta Pemerintah kota (Pemkot) Makassar menaikkan jatah bensin dari tujuh liter naik menjadi 10 liter per hari.

"Kita minta agar dinaikkan menjadi 10 liter per hari," kata Arsyal, Senin (7/3/2016).

Arsyal memastikan tujuh liter untuk setiap kendaraan operasional milik Setwan Makassar tidak akan cukup.

Alasannnya kata Arsyal sejumlah kendaraan dinas milik Setwan boros menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

"Ada beberapa mobil operasional itu, boros. Apalagi ada mobil metic," kata Arsyal.

Arsyal menjelaskan, alasan pemotongan jatah bensin kendaraan operasional setwan adalah Pemkot Makassar mendehulukan perbaikan infrastruktur.

"Ada 23 randis disini masing-masing empat unsur pimpinan, empat untuk kabag dan empat untuk komisi," ujar Arsyal.

Diketahui, jatah bensin untuk kendaraan operasional Setwan Kota Makassar pada tahun 2015 lalu, itu 15 liter perhari. Wali Kota Makassar, Danny Pomanto kemudian memotong jatah bensin itu tujuh liter perhari.

Setwan mengaku pemotongan jatah bensin untuk setiap kendaraan dari 15 liter turun menjadi 7 liter perhari terlalu sedikit. Karena itu Setwan meminta pemotongan 7 liter parhari tidak terjadi.

"Kalau pun mau turun harusnya 10 liter perhari saja, jangan tujuh liter perhari karena sedikit sekali," kata Arsyal

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved