Manajemen PSM Imbau Suporter Tak Nyalakan Petasan dan Kembang Api Saat PSM Tampil di ISC
Sebab, dikhawatirkan Flare, kembang api atau petasan itu dinyalakan, bisa membuat PSM kenal sanksi dari operator ISC
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan
TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar menghimbau suporter dan penonton untuk tidak membawa Flare, petasan atau kembang api saat laga kandang PSM Makassar di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) yang akan digulirkan 15 April 2016 mendatang.
Sebab, dikhawatirkan Flare, kembang api atau petasan itu dinyalakan, bisa membuat PSM kenal sanksi dari operator ISC, PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS).
" Sanksi berat bisa menanti, yakni kita tidak diperbolehkan main di Makassar dan harus bermain di luar," kata dia Minggu (6/3/2016). \
Hal ini dikatakan Sumirlan berdasarkan pertemuan antara pihak operator PT GTS dengan klub-klub di Jakarta beberapa waktu lalu, membahas penyelenggaraan ISC.
" Tentu kita semua tidak ingin ada sanksi yang turun, maka dari itu kami menghimbau sejak sekarang agar jangan membawa Flare dan Petasan ke dalam stadion saat ISC nanti, mohon kiranya dimengerti, " sambungnya.
Mengenai animo suporter dan penonton saat menyaksikan laga uji coba PSM di Stadion Mattoanging melawan tim-tim lokal, manajemen lanjutnya memberi apresiasi.
"Animo mereka sangat luar biasa, "ujar Sumirlan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/suporter-nyalakan-flare_20150905_000430.jpg)