Diskusi Tribun Timur

Ikan Bersianida Jadi Isu Pertahanan Sulsel

Padahal, lanjut prajurit berpangkat Letnan Kolonel ini, arah pertahanan utama saat ini yakni harus mengarah ke maritim.

Ikan Bersianida Jadi Isu Pertahanan Sulsel
TRIBUN TIMUR/HASIM
Pakar Politik Pertahanan dan Maritim, Dr Abd Rivai Ras memulai diskusi tematik dengan mengungkapkan aspek pertahanan Indonesia dalam diskusi panel dengan Pengamat Politik Dr Arqam Azikin di Tribun Timur, Jl Cendrawasih no 430, Makassar, Minggu (6/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pakar Politik Pertahanan dan Maritim, Dr Abd Rivai Ras memulai diskusi tematik dengan mengungkapkan aspek pertahanan Indonesia dalam diskusi panel dengan Pengamat Politik Dr Arqam Azikin di Tribun Timur, Jl Cendrawasih no 430, Makassar, Minggu (6/3/2016). 

Hadir dalam diskusi ini yakni Ketua Poros Pemuda Indonesia (PPI) Taqwa Bahar, Ketua IMM Sulsel Ahmad, dan aktivis HMI Makassar. Diskusi tematik ini mengangkat tema, Politik Pertahanan Maritim Menuju Sulsel sebagai Poros Maritim Nusantara.

Menurut Rivai, permasalahan utama saat ini adalah pemerintah daerah tak punya konektivitas antara pemerintah pusat dan daerah terkait isu pertahanan. Selain itu, pemahaman masyarakat terkait pertahanan hanya bertumpuh di TNI saja.

Padahal, lanjut prajurit berpangkat Letnan Kolonel ini, arah pertahanan utama saat ini yakni harus mengarah ke maritim.

“Kita, Sulsel punya 2 ribu meter pantai namun itu tak menjadi poin utama dalam tata kelola daerah kita. Sehingga ini mesti menjadi poin optimal dari Sulsel ini sendiri,” kata di Redaksi

Ia pun menganggap pertahanan mengjakau semua lapisan hingga makanan dari masyarakat kita.

“Ada yang pernah mengungkap tidak bahwa ikan yang kita makan itu bagaimana proses penangkapannya. Jangan sampai ikan yang kita makan adalah hasil proses cara penangkapan dengan menggunakan sianida,” ujarnya.

“Ada banyak proses penangkapan itu, kita tak pernah tahu kan ikan yang kita makan itu dari mana. Sianida itu kan menimbulkan kanker. Sehingga pertahanan maritim itu menjadi poin utama,” ujarnya. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved