Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Pesan Menpora Pada Bupati dan Wabup Terpilih

Hal ini disampaikan Imam melalui rilis yang dikirimkan melalui ‎email oleh Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, H Amar Ahmad.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ina Maharani

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Hari ini, Rabu (17/2/2016) serentak di seluruh Indonesia digelar pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2016 lalu. Tak terkecuali Sulsel, sebanyak 10 pasang Bupati dan Wabup terpilih dari 10 kabupaten provinsi Sulsel menjalani pengambilan sumpah dan pelantikan di kantor Gubernur Sulsel.

Terkait pelantikan kepala daerah itu, pada kesempatan ini Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memberikan masukan-masukan dan saran agar para bupati dan wali kota terpilih memperhatikan dan konsen dengan pembangunan dan pengembangan bidang pemuda dan olahraga.

Hal ini disampaikan Imam melalui rilis yang dikirimkan melalui ‎email oleh Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, H Amar Ahmad.

“Selamat kepada para Bupati dan wali kota yang dilantik hari ini. Peran bupati dan wali kota sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat, tentu sangat penting dalam upaya memajukan berbagai bidang termasuk bidang kepemudaan dan keolahragaan,” tutur Cak Imam, sapaan akrab Menpora Imam Nahrawi dalam rilisnya.

Menpora berharap, para Bupati dan wali kota yang dilantik hasil Pilkada Serentak ini bisa memperbaiki dan membuat berbagai terobosan untuk kemajuan sektor keolahragaan dan kepemudaan di daerah masing-masing.

Untuk bidang olahraga misalnya, para Bupati dan wali kota diharapkan memperhatikan ketersediaan dan kelayakan sarana dan prasana olahraga di daerah masing-masing, dan mengoptimalkan anggaran daerah untuk membangunnya.

“Revitalisasi sarana olahraga yang sudah tidak memadai agar masyarakat dan atlet daerah bisa berlatih baik. Para Bupati dan wali kota juga bisa bersinergis dan atau mengadopsi program Kemenpora, misalnya dengan mengimplementasikan Program 1 desa 1 lapangan olahraga,” jelas Menteri asal Bangkalan, Madura ini.

Menurut Menpora, jika saja di setiap kabupaten dan kota, dalam setahun bisa dibangun 50 sarana olahraga desa, maka jika dikali 200 kabupaten/kota, akan ada 10.000 sarana olahraga baru di desa setiap tahun. “Ini tentu sangat mendukung pemassalan olahraga dan bibit-bibit atlet akan bermunculan,” tambah Menpora.

Selain sarana olahraga, Menpora juga berharap Bupati dan wali kota bisa konsen dalam pembinaan dan atlet secara berjenjang di daerah masing-masing. Sebab daerah merupakan ujung tombak pembinaan. “Hidupkan juga bebagai kegiatan dan kompetisi olahraga di daerah untuk mendukung proses pembinaan, memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” tambah Imam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved