Anggota DPRD Pangkep Ini Doyan Kara-kara, 'Apalagi Ditumbuk Lengkap Asam Muda'
Hari-hari di rumahnya, Nurbaini mengaku tak sah makan tanpa Kara-kara.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE- Sayur Kara-kara rupanya akrab di lidah Nurbaini Lisa, anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
"Saya suka makan sayur khas daun kara-kara dan ikan bete-bete disangrai lalu ditumbuk,” kata Nurbaini kepada tribunpangkep.com di kantor DPRD Pangkep, Pangkajene, Senin (15/2/2016).
“Apalagi ditumbuk pake kacang dan cemangi lengkap asam muda," Nurbaini menambahkan.
Kara-kara adalah sayur daun racikan khas leluhur warga di Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Pangkep.
Namanya sayur Kara-kara sebagaimana komposisi sayur ini: buah labu, kacang panjang, dan daun kara-kara.
Daun Kara-kara subur di daerah dataran tinggi Tondong Tallasa.
Campuran buah dan daun ini dimasak seperti sayur bening.
Hari-hari di rumahnya, Nurbaini mengaku tak sah makan tanpa Kara-kara.
“Pokoknya enak deh,” kata Nurbaini sembari senyum-senyum.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/anggota-dprd-pangkep_20160215_140336.jpg)