Banjir Landa Makassar
Manggala, Biringkanayya, dan Panakkukang Area Banjir, Ini Komentar Para Camat
Ia menyebutkan, Kelurahan Paccerakkang yang sering banjir itu ada di beberapa Kompleks Perumahan.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar menyatakan akhir Februari cuaca ekstrim akan melanda Makassar.
"Ada tiga wilayah dipastikan terjadi banjir seperti Manggala, Biringkanayya, dan Panakkukang," ujar Kepala BPBD Makassar.
Menanggapi hal tersebut, Camat Manggala Ansar Umar berkomentar.
Ia mengatakan banjir di wilayah Kecamatan Manggala sudah menjadi hal yang biasa bagi warga Manggala khususnya yang berada di Perumnas Antang dan Tamangapa.
Kendati demikian, pemerintah tak tinggal diam melihat hal tersebut.
Ansar mengatakan upaya pihak kecamatan dalam memberikan pelayanan atau evakuasi kepada korban banjir ialah menyiapkan posko di Kantor Camat yang siap 24 jam menerima aduan masyarakat.
Di Manggala kata Ansar wilayahnya sangat sensititf. Meski Manggala tak diguyur hujan tapi di Kabupaten Gowa sedang hujan deras itu tetao merendam warta Manggala pasalnya ada air kiriman melalui sungai.
"Tapi kami akan tetap melayani warga, " ujarnya.
Terpisah, Camat Biringkanyya Syahrum Makkuredde menuturkan jika di Kecamatan Biringkanyya ada satu kelurahan yang menjadi langganan banjir.
Wilayah tersebut yakni, Kelurahan Paccerakkang.
Syahrum menjelaskan, kelurahan Paccerakkang sering dilanda banjir karena posisi tanah yang ada di area rendah.
Ia menyebutkan, Kelurahan Paccerakkang yang sering banjir itu ada di beberapa Kompleks Perumahan.
Dimana pengembang tidak memperhatikan dan memikirkan jangka panjang dari penduduk yang tinggal di lokasi tersebut.
Syahrum mengungkapkan beberapa kontraktor perumahan membangun diatas rawa -rawa dengan menimbun tidak memenuhi standar dan perkiraan sehingga jika hujan mengguyur dengan deraa air itu menumpuk di Perumahan itu.