Pilkada Barru

Penetapan Bupati Terpilih Barru Ditetapkan 10 Februari

"Rencananya tanggal 9 tetapi tanggal merah sehingga kemungkinan Selasa, 10 Februari penetapan bupati dan wakil bupati terpilih,"jelasnya.

TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Bupati Barru, Andi Idris Syukur membicarakan keberhasilannya memimpin di Kabupaten Barru pada kunjungannya ke Redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Rabu (15/4/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Barru rencananya ditetapkan melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barru pada 10 Februari.

Hal ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Barru, A Wawo Manonjanging, Minggu (7/2/2016).

"Rencananya tanggal 9 tetapi tanggal merah sehingga kemungkinan Selasa, 10 Februari penetapan bupati dan wakil bupati terpilih,"jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Barru, Andi Nurhudayah Aksa mengungkapkan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Barru ditunda dan berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selama tiga untuk menghindari dampak hukum dalam penetapan hasil pilkada yang diraih suara terbanyak Andi Idris Syukur dan Suardi Saleh.

Ia menjelaskan, rencana Presiden Republik Indonesia untuk melakukan pelantikan dipertanyakan di Mendagri, guna proses anggaran pelantikannya.

"Dalam APBD 2016 Kabupaten Barru kami anggarkan biaya pelantikan sehingga jika jadi dilantik di Jakarta, penggunaan anggarannya nanti seperti apa," jelasnya.

Ia mengatakan, keberangkatan sebanyak 15 Anggota DPRD di Kemendagri tidak ada kaitannya Andi Idris Syukur yang penetapan hukumnya masih berstatus tersangka."Tidak ada kaitannya dengan status hukumnya,"jelasnya.(*)

Penulis: Muh. Taufik
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved