Kelurahan Untia Jadi Kampung KB
Rini Riatika mengatakan, pencanangan kampung KB dirancang dengan menyasar penduduk wilayah miskin, terpencil, tertinggal, dan kampung nelayan.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR -Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang meresmikan Kelurahan Untia di Makassar sebagai Kampung KB, Kamis (4/2/2016). Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Penanaman Bibit Pohon.
Hadir Kepala BKKBN Provinsi Sulsel Rini Riatika Djohari, Kepala BKKBN Kota Makassar Daniel Pakambanan, Camat Biringkanaya Syahrum Makkurade, Lurah Untia A Patiroi dan sejumlah masyarakat Untia.
Camat Biringkanaya, Syahrum mengatakan, dengan dicanangkannya Kampung KB di Kelurahan Untia, ia berharap masyarakat bisa menjaga dan mengawalnya hingga tujuan keluarga sehat bisa terwujud.
"Kami pemerintah setempat juga akan berbaur dengan masyarakat mebgawal program ini,"katanya.
Dalam sambutannya, Kepala BKKBN Provinsi Sulsel Rini Riatika mengatakan, pencanangan kampung KB dirancang dengan menyasar penduduk wilayah miskin, terpencil, tertinggal, dan kampung nelayan.
"Nah. Untia menurut kami masuk dalam kategori itu sehingga kita pilih wilayah ini. Mata pencaharian utama masyarakat di Kelurahan Untia sebagai nelayan," katanya
Kampung KB adalah program nasional. Kampung ini dibentuk, guna ketahanan keluarga melalui program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL) serta Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.
Kepala BKKBN Makassar Danial Pakambanan mengatakan, di Kampung KB ini pelayanan KB tidak dipungut biaya.
"Semua pelayanan di kampung KB gratis,"ujar Danial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/untia_20160204_195643.jpg)