Dulu, Ikan Terbang Pangkep 49,3 Ton, Tahun 2013 sampai Sekarang 0 Ton
Pada tahun 2010 hasil tangkapan Ikan Torani 4,2 ton,
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE- Pendataan produksi Ikan Torani, biasa disebut Ikan Terbang, di Kabupaten Pangkep diakui kurang maksimal.
Bahkan tidak jelas.
Begitu menurut Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkep Amril.
“Ini dilihat dari data produksi menunjukkan grafik yang menurun mengenai ikan torani,” kata Amril, ditemui tribunpangkep.com, di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2016).
Pada tahun 2010 hasil tangkapan Ikan Torani 4,2 ton,
Berikutnya, tahun 2011, malah 0 ton,
Pada 2012 yakni 49,3 ton, 2013 itu 0 ton, dan 2015 kembali nol sampai 2016.
“Tidak ada data sampai sekarang dari tenaga penyuluh perikanan padahal ini sudah memasuki tahun 2016,” kata Amril.
Angkal nol menurut Amril tidak lain lantaran dinas tersebut memang kekurangan tenaga penyuluh atau pendata.
Bukan karena tidak ikan terbang.
"Pendata tidak mendata secara menyeluruh, tidak menentukan lokasi sample padahal potensi bagus itu ada di kecamatan Liukang Kalmas tepatnya di Pulau Padoang-doangan Lompo, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Dewakkang,” tutur Amril.
Amril yakin, Pangkep masih rajanya produksi ikan torani di Sulawesi Selatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ikan-terbang-pangkep_20160202_102226.jpg)