Kadis Pendidikan Maros Bantah Minta Uang ke Pensiunan Guru
Beberapa pensiunan guru mengaku telah ditelepon oleh pelaku dan mengaku dari Dinas Pendidikan dan mendapatkan bantuan dana Rp 350 juta.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kepala Pendidikan Kabupaten Maros, Ashar Paduppa membantah jika dirinya pernah meminta uang kepada pensiunan guru. Ashar juga mengaku dirinya telah menerima laporan jika ada oknum yang tidak dikenal mengaku dirinya.
Beberapa pensiunan guru mengaku telah ditelepon oleh pelaku dan mengaku dari Dinas Pendidikan dan mendapatkan bantuan dana Rp 350 juta.
"Sudah ada beberapa pensiunan guru yang menelepon saya dan mengaku tertipu," katanya, Kamis (21/1/2016)
Ashar menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu menyuruh korban untuk menyiapkan administrasi untuk kelengkapan berkas untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Berkas tersebut diantaranya, Surat Keputusan (SK) pensiun, SK pertama dan SK terahir, sertan surat kematian khusus keluarga pensiunan yang telah meninggal.
"Pelaku sangat meyakinkan korbanya. Jadi korban yang tidak kenal saya, mudah tertipu," katanya.
Ashar mengimbau kepada pensiunan guru atau guru yang aktif untuk tidak percaya jika ada yang menghubungi dengan mengaku dari Dinas Pendidikan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ashar-paduppa_20160121_133908.jpg)